BMW X1 sDrive 20d: Kejutan Si Diesel
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 23 Agustus 2010 00:16 WIB
BMW X1 (Dok. BMW)
Iklan
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta - Aiihh... Saya benar-benar dibuat kaget dengan hentakan tenaga yang dikeluarkan Sport Activity Vehicle (SAV) terbaru BMW X1 sDrive 20d. Saat keluar dari pelataran Hotel Indonesia Kempinski usai buka puasa bersama BMW Indonesia, Kamis kemarin, lesatan mobil bermesin diesel ini membuat saya harus berhati-hati. Padahal pedal gas belum seberapa diinjak.
Ketika ditawari menjajal BMW X1 versi diesel ini, banyak pertanyaan yang menggelayut di kepala saya. Kenapa pula BMW mau memasukkan mobil bermesin diesel. Bukankah di Indonesia diesel masih dianggap berisik dan boros? Belum lagi kualitas solar yang dinilai jelek.

Jawaban pertama langsung saya dapatkan. "Dari tadi mesin sudah hidup lho, tapi nggak bau (solar) kan?," kata Roberto Sumabrata, mantan wartawan yang kini jadi Corporate Communication BMW Indonesia. Saya baru nyadar kalau sedari tadi mesin BMW X1 sudah dihidupkan Roberto. Padahal kami cukup lama berdiri di bagian belakang SAV ini sembari memeriksa kelengkapan mobil.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

BMW Indonesia memang tak mau ketinggalan jauh dibandingkan negara-negara lain yang sudah lebih dulu gencar memasarkan mobil diesel. Tercatat 70% dari penjualan BMW di Eropa adalah yang bertipe diesel dan 40% dari penjualan BMW di dunia. Khusus Sport Activity Vehicle (SAV) terbarunya, BMW X1, versi dieselnya bahkan meraih 97% dari total penjualan dunia.

"Era diesel tua telah berakhir, kini eranya diesel premium modern. BMW menghadirkan tren clean diesel di Indonesia. Mengemudi BMW diesel gabungan fun, smooth, clean and cool," kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia.

Hmmm... pernyataan yang menarik. Dari sisi teknologi, mobil diesel sebenarnya tak kalah dibandingkan model bensin. Teknologi common-rail diesel sudah masuk ke kelas premium macam BMW, Mercedes-Benz, Porsche, hingga Jaguar. Mesin ini juga bisa digunakan di hampir semua jenis kendaraan. Sebut saja Hyundai i20 CDRi (city car), Ford Focus TDCi (hatchback), Kijang Innova diesel (MPV), Cevrolet Captiva diesel (SUV), Porsche Cayenne diesel dan Audi Q7 diesel (premium SUV).

Tongkrongan BMW X1 masih kental dengan aroma sporty namun dengan keunikan sendiri. Bodinya tak sejangkung model SUV. Kabinnya tak banyak ragam meski dipasangi berbagai fitur dan sistem hiburan nan lengkap. Sistem entertainmen menyajikan Radio BMW Professional yang dilengkapi dengan USB interface dan koneksi AUX-IN.

Menghidupkan mesin tak perlu repot memutar kunci, cukup dengan start/stop engine. Bangku juga sudah dilengkapi dengan pengatur elektronis untuk mendapatkan posisi yang pas dengan tubuh.

Fitur keselamatan juga lengkap. Airbag bagi pengemudi dan penumpang depan, airbag kepala dan samping, Dynamic Stability Control (DSC), Dynamic Traction Control (DTC), dan Run Flat Tyres.

Yang paling mengesankan saya, ya jelas, performa yang ditawarkan BMW X1 sDrive 20d. Memang mesinnya hanya berkapasitas 1.995 cc, sama dengan tipe bensin (BMW X1 sDrive 18i). Tapi urusan performa, versi diesel jauh lebih jago. Semburan daya mesin dieselnya bisa mencapai 177 hp pada 4.000 rpm, versi bensin berdaya puncak 150 hp pada 6.400 rpm.

Dapur pacu model diesel ini disebutkan mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 8,3 detik (2,1 detik lebih cepat dari model bensin) dengan kecepatan maksimum pada 205 km/jam. "Pake ini diajak adu cepat dengan Seri-5 juga berani," kata Roberto.

Klaim Roberto coba saya buktikan saat menjajal mobil ini di tol Serpong-Bintaro. Saya merasakan benar tarikan tenaganya. Dengan torsi yang mencapai 350 Newton meter pada 1750-3000 rpm -- sekitar 150 Nm lebih besar dari tipe bensin yang didapat pada 3.600 rpm. Alhasil, jarum speedometer dengan cepat bergerak naik ke angka di atas 100 km/jam.

Suara dan getaran mesin diesel memang lebih kentara dibanding bensin. Tapi cobalah mobil dengan transmisi 6 percepatan Steptronic dari kecepatan rendah dan tiba-tiba menginjak pedal gak dengan cepat. Dijamin, mesin yang ditambahani teknologi turbocharger with variable intake geometry ini akan membuat Anda merasa seperti melesat ke depan sementara badan terpaku di bangku.

Pengendalian di tikungan terasa cukup nyaman. Ayunan bodi juga tak terlalu terasa. Yang agak kurang nyaman adalah jika bertemu dengan jalanan yang berkontur kasar. Suspensinya terasa sedikit keras. Berbeda jauh jika melaju di jalanan yang mulus, sangat nyaman.

Kebetulan waktu mencoba hujan turun cukup deras. Ternyata pengendalian tak perlu perhatian ekstra khusus karena sama sekali tidak berbeda saat jalan kering. Uniknya, BMW menerapkan teknologi sensor kecepatan pada wipernya. Jika mobil bertambah kencang, wiper otomatis akan bergerak juga makin kencang.

Soal konsumsi? Ternyata selain menawarkan tenaga yang besar, rasio kebutuhan solar BMW X1 juga lebih irit dibandingkan model bensinnya. BMW mengklaim tipe diesel hanya mengkonsumsi solar 1:16,4 liter/km sedangkan mesin bensinnya menghabiskan 1:12 liter/km.

Untuk saat ini harga versi diesel sedikit lebih tinggi yaitu Rp 688 juta dibandingkan versi bensin yang dihargai Rp 598 juta. Keduanya dalam kondisi off the road Jakarta.

Tapi jangan salah, Helena Abidin, Corporate Communication Director BMW Indonesia mengatakan pihaknya terpaksa membuat waiting list untuk para konsumen X1. "Harus inden 3-4 bulan dulu. Permintaan model ini memang cukup tinggi di seluruh dunia," katanya.

So, mobil diesel rasanya tak lagi soal berisik atau boros. Mengutip Ramesh, BMW X1 sDrive 20d, gabungan fun, smooth, clean and cool.

RAJU FEBRIAN

SPESIFIKASI

UmumPanjang: 4.454 mmLebar: 2.044 mmTinggi: 1.545 mmWheelbase: 2760 mmBan: 225/50 R 17Pilihan warna eksterior: Alpine White, Black Sapphire, Cashmere Silver, Marrakesh Brown, Space Grey, Sparkling Bronze, Titanium Silver, Vermillion RedWarna Interior: Black & Beige

BMW X1sDrive20dMesin: 4 silinder segaris common-rail injection dieselKapasitas: 1,995 ccTenaga: 177 hp @ 4000 rpmTorsi: 350 Nm @ 1750-3000 rpmAkselerasi 0-100 km/jam: 8.3 detikKonsumsi: 6,2 liter/100 kmEmisi CO2: 160 gram/kmHarga: Rp 688.000.000

BMW X1 sDrive18iMesin: 4 silinder segaris Valvetronic & DoubleVanos bensinKapasitas: 1,995 ccTenaga: 150 hp @ 6.400 rpmTorsi: Nm 200 @ 3.600 rpmAkselerasi 0-100 km/jam: 10.4 detikKonsumsi: 8.4 liter/100 kmEmisi CO2: 195 g/kmHarga: Rp 598.000.000

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi