Cara Gampang Meningkatkan Tenaga Yamaha V-ixion
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 17 Desember 2010 13:25 WIB
.

TEMPO Interaktif, Jakarta - Bagi para penyuka motor bertenaga gahar dan mampu lari kencang, performa motor yang dirancang pabrikan kerap dinilai kurang. Lantaran itulah, tak sedikit di antara mereka yang mencoba memodifikasi mesin atau yang biasa disebut korek mesin.

Hanya, tak jarang di antara mereka harus menahan keinginannya itu, terutama mereka yang memiliki motor dengan teknologi pengabutan bahan bakar injeksi. Terlebih, motor juga telah menggunakan peranti Electronic Computer Unit (ECU).

"Sebab, banyak mekanik yang enggan untuk mengorek motor injeksi dan ECU, karena mengaku belum menguasai," tutur Ferdian Nur Abadi, pemilik motor sport Yamaha V-ixion, di Parung, Bogor, Jawa Barat, saat bertemu Tempo beberapa waktu lalu.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Tempo berusaha untuk menghubungi Hermanu modifikator HKU Racing Motorsport yang berada di Jalan Rawabaru, Perak, Surabaya Utara. Gayung pun bersambut, pria asli Surabaya itu menjelaskan panjang lebar seputar korek mesin Yamaha V-ixion.

"Korek motor injeksi termasuk Yamaha V-ixion tidak berbeda dengan motor yang menggunakan karburator," ungkap dia, di surat elektroniknya kepada Tempo, Jumat (17/12).

Kalau pun berbeda, kata Hermanu, hanya pada sistem pengabutan, throttle bodi, serta sensor. Berpedoman pada tiga hal yang harus dibenahi itu, para modifikator harus melakukan tiga hal.

"Pertama, meningkatkan rasio kompresi mesin. Kedua, memperbesar saluran masuk (intake) serta saluran buang. Ketiga, kopling juga harus disempurnakan agar penyaluran tenaga ke roda juga makin sempurna," terang Hermanu.

Lantas apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan? Berikut panduan dari Hermanu.

1. Pangkas kepala cylinder headLangkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbesar tingkat kompresi mesin. Untuk itu, lepas kepala silinder itu, kemudian bubut kepala silinder hingga 0,9 milimeter.

Hal itu dimaksudkan untuk volume ruang bakar di mesin semakin kecil sehingga proses pembakaran juga semakin sempurna. Sebab semakin tinggi kompresi, maka pembakaran juga semakin sempurna. "Pembakaran bagus berarti tenaga yang dihasilkan juga makin besar," ujar Hermanu.

Dia mengaku, dari hasil perhitungannya, pembubutan kepala silinder sebesar 0,8 mm tersebut mampu meningkatkan rasio kompresi V-ixion dari 10,7 : 1 menjadi 11,8 : 1.

Rasio kompresi tersebut setara dengan motor sport yang dirancang untuk berlaga di arena balap sebenarnya.

Namun, bila kompresi dirasa masih kurang, pembubutan kepala silinder bisa dilakukan hingga 1 mm. Tetapi, Hermanu mewanti-wanti agar proses pembubutan dilakukan secara cermat dan hati-hati.

Sebab, keakuratan ukuran kepala silinder itu sangat berpengaruh terhadap tekanan kepala silinder ke ruang bakar. Bila tekanan lemah, proses pembakaran juga tidak akan berlangsung sempurna, tenaga pun tetap loyo.

2. Memperbesar saluran masuk/buang

Porting merupakan bagian penting sebagai saluran semburan bahan bakar ke ruang bakar sekaligus dan gas buang hasil pembakaran. Penyempurnaan Porting ini bertujuan agar proses semburan bahan bakar dari injektor ke ruang bakar semakin lancar.

Sebab, proses pembakaran yang sempurna akan terjadi manakala semburan bahan bakar dan oksigen ke ruang bakar dalam jumlah besar dan ajeg.

Porting polish di sini bukan berarti mengubah bentuknya tetapi hanya menghilangkan lapisan kasar yang berwujud seperti kulit jeruk. Satu hal yang patut diingat pengurangan lapisan jangan melebihi 0,5 mm.

3. Penyempurnaan kopling Hermanu mengingatkan, perpindahan gigi yang berlangsung secara cepat, halus dan tanpa hentakan tidak saja menjadikan pergantian tingkat kecepatan berlangsung dengan cepat, tetapi juga menjadikan handling mantap dan gesit. Besaran tenaga pun konstan.

Penyempurnaan kopling meliputi penggantian kanvas dan pegas atau per kopling. Hermanu menyarankan agar per kopling diganti dengan per yang lebih keras dan kuat.

Komposisi kanvas yang terdiri dari lima buah, yaitu empat buah berukuran besar dan satu buah berukuran kecil tersebut diubah. Caranya, satu buah kanvas berukuran kecil itu diganti dengan kanvas ukuran lebar.

Hermanu menceritakan tenaga motor Yamaha V-ixion yang dimodifikasinya dengan cara seperti itu mendapatkan tenaga yang cukup signifikan, 1,3 daya kuda. Kalau sebelumnya hanya 13 daya kuda, menjadi 14,3 daya kuda.

4. Pilih modifikator terpercaya

Hermanu mewanti-wanti agar para pemilik motor tidak sembarang melakukan modifikasi. Terlebih bila cara itu dilakukan sendiri dan coba-coba. Sebab bila tidak akurat dalam membubut kepala silinder dan melakukan porting polish akibatnya justru fatal.

Tenaga bukan makin tokcer, tetapi justru melempem. Bukan hanya tenaga yang terbuang percuma, dana pun melayang sia-sia.ARIF ARIANTO

#Sepeda Motor

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi