Chevrolet Captiva Prime. Dok. GM Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta - General Motors Indonesia (GM Indonesia), Rabu (16/2), meluncurkan Chevrolet Captiva Prime edisi terbatas. Mobil yang berbasis Captiva disel 2.000 cc VCDi itu menggunakan pelek 20 inci palang lima, lampu utama High Intensity Discharge (HID) atau yang dikenal dengan lampu Xenon, serta jok berlapis lembaran kulit.
"Sukses Captiva Prime 2010 membuat kami kembali memasarkan Captiva Prime 2011, dengan sejumlah penambahan elemen optional guna mendongkrak penampilan," tutur Debora Amelia Santoso, Marketing & Public Relation Director GM Indonesia dalam keterangan pers, Rabu (16/2).
Ubahan lain yang cukup menarik adalah lapisan krom pada bingkai lampu kabut dan gagang pintu. Adapun bemper bagian bawah, side moulding, over fender, dan rocker panel menggunakan warna yang senada dengan warna bodi.
Tampilan bagian belakang kini semakin kental dengan aura futuristik berkat tambahan clear lens dan corner rear parking sensor untuk memandu pengemudi di saat parkir. Ciri khas edisi terbatas mobil ini ditandai dengan logo Chevrolet (bowtie) dan tulisan Captiva berlapis krom.
Sejumlah fitur menambah aura mewah interior, di antaranya layar sentuh HD WXGA 7 inci yang terintegrasi dengan DVD, GPS dengan peta Indonesia, SD Card, I-Pod, USB port, Aux-In, TV Ready, Virtual CD Changer, dan Bluetooth. "Fitur-fitur entertainment ini belum ada di Captiva Prime generasi sebelumnya," ujar Debora.
Sedangkan di bagian eksterior kesan macho ditunjang oleh tampilan pelek 20 inci lima palang yang dipadu ban 255/45 ZR20 101Y GT Radial Champiro HPY. "Ban tersebut telah rating Y, sehingga pengendaraan serta kestabilan kendaraan dalam bermanuver di jalan raya terjamin keamanan dan kenyamanannya, meski dalam kecepatan tinggi," papar Debora.
Dia menambahkan, Chevrolet Captiva Prime 2011 dibanderol Rp 350 juta on the road DKI Jakarta. Mobil ini hanya ditawarkan dalam dua pilihan warna, yaitu Sterling Silver dan Black Sapphire dan hanya diproduksi 60 unit.
ARIF ARIANTO




