Ini Penyebab Jazz, Freed, dan City Ditarik
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 18 Februari 2011 20:06 WIB
All New Honda Jazz berhasil menguasai 54% pangsa pasar segmen hatchback dengan penjualan 2275 unit sepanjang Januari 2010. (www.netcarshow.com)
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) melakukan penarikan sekitar 30.252 unit Honda Jazz, Freed dan City. Apa sebenarnya yang bermasalah pada 3 model andalan Honda tersebut sehingga harus ditarik?

HPM menyebutkan masalah terdapat pada bagian mesin, tepatnya komponen Lost Motion Spring. Komponen yang berfungsi menekan rocker arm pada putaran mesin rendah, setelah kurun waktu tertentu dapat melengkung dan patah sehingga menimbulkan bunyi mesin yang tidak normal.

"Dalam kemungkinan yang terburuk, berpotensi menyebabkan mesin mogok," tulis HPM dalam keterangan persnya Jumat (18/2).

HPM mengaku hingga saat ini, sebanyak 15 kasus telah dilaporkan berhubungan dengan kerusakan komponen tersebut di Indonesia. Semua kasus tersebut terjadi dalam kondisi mobil sedang berhenti (stasioner), sesaat setelah mesin dihidupkan.

Dalam kasus-kasus tersebut, bunyi abnormal yang berlebihan akan muncul dan dapat terdengar. "Namun tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera yang pernah terjadi," tulis HPM.Seluruh konsumen yang teridentifikasi bermasalah, HPM akan melakukan pergantian komponen Lost Motion Spring tersebut tanpa mengenakan biaya. Konsumen akan dikirimkan surat pemberitahuan secara langsung sehingga bisa melakukan booking di bengkel resmi Honda untuk penggantian komponen. Proses penggantian komponen ini memakan waktu sekitar 3 jam.

Aktivitas penggantian komponen mulai dilakukan 28 Februari untuk seluruh Jawa dan mulai 2 Maret 2011 untuk wilayah luar Jawa. Program ini akan berlangsung selama 6 bulan. Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat menghubungi Honda Customer Care di nomor telepon 0-800-1122-789 dari Senin-Jumat dari jam 09.00 - 17.00 WIB atau dealer resmi Honda terdekat.

RAJU FEBRIAN

#Otomotif
#PT Honda Prospect Motor

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi