Mini Rocketman. insideline.com
Hanya, hingga kini BMW maupun MINI belum memberikan informasi kapan proses produksi itu dimulai. “Kami menginterpretasikan masa depan (mobil masa depan) untuk (mobil) itu (sembari menunjuk Mini Rocketman),” tandas Ian Robertson Kepala Pemasaran dan Penjualan BMW beberapa waktu lalu seperti dilansir egmcartech.com, Rabu (9/3).
Meski tak menyebut secara terang-terang, Robertson mengatakan desain konstruksi maupun material varian anyar Mini itu akan menggunakan konsep dan material yang sama dengan BMW konsep i. “Konstruksinya ringan, dengan bahan material komponen yang baru,” terang dia.
Sebelumnya, laman thegreencarwebsite.co.uk akhir Februari lalu menulis, “Mobil kecil ini bergaya lain dari biasanya, memadukan unsur klasik dan desain futuristik.,”
Mobil itu memiliki panjang kurang dari 3,5 meter dengan formasi tempat duduk 3+1 dan menggunakan tiga pintu yaitu dua di samping dan satu di belakang. Selain menawarkan konsep desain apik yang mencerminkan gaya hidup perkotaan.
“Ukuran yang ringkas, dinamis, dan efisien, serta irit bahan bakar,” laman itu menulisnya.
Mini mengaku, seluruh bagian bodi dan kerangka bodi menggunakan bahan dari serat karbon. Walhasil, bobot mobil pun terpangkas secara signifikan. Konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 94 mil per galon atau 39,4 kilometer per liter.
Meski mengalami perombakan tampilan dari gaya yang biasa diusungnya, namun Mini tak sepenuhnya meninggalkan ciri khasnya. Pelek berukuran besar, 18 inci, misalnya masih digunakan. Begitu pun dengan lampu utama berukuran besar seperti umumnya model Mini.
ARIF ARIANTO




