TVS TORMAX. TEMPO/Arif Arianto
“Harga promosi itu hanya berlaku dua hari saja, setelah itu harga akan kembali seperti semula, yaitu Rp 14,9 juta,” tutur Darmadi Tjuatja, Chief Operating Officer TVS Indonesia, saat dihubungi, Senin, 16 Mei 2011.
Darmadi menyebutkan sejatinya tanpa harga promosi pun TVS Tormax–singkatan dari Torsi Maksimum–itu bakal diminati konsumen. “Sebab harganya sangat kompetitif, yaitu Rp 14,9 juta dan hanya ditawarkan dalam satu varian, yaitu berpelek racing,” kata dia.
Oleh karena itu, pada tahap awal, TVS mematok target motor bebek yang merupakan pesaing terkuat Suzuki Satria FU itu bisa terjual 500 unit. Bahkan, ke depannya dipatok terjual 1.000 unit.
“Mesin 150 cc empat tak yang diusung motor ini menghasilkan tenaga 13,2 PS pada 8.000 rpm dan torsi 12,5 Newton meter pada 5.500 rpm,” ungkap Pramod Kulkarni, Head of Engineering TVS Indonesia, di Jakarta, Ahad, 15 Mei 2011.
Semburan tenaga dan torsi sebesar itu berkat dukungan tiga inovasi teknologi. Ketiganya adalah turbotune technology, dual tune muffler, serta pendingin mesin berupa cairan.
Ihwal ketahanan tersebut, TVS mengaku telah melakukan uji jalan selama 70 jam nonstop di sirkuit Sentul, Jawa Barat, 4 Mei lalu.
Berbekal serangkaian teknologi tersebut, TVS Tormax disebut mampu melesat hingga 131-135 kilometer per jam. Bahkan, konsumsi bahan bakarnya 41-45 kilometer per liter.
“Motor ini juga nyaman dikendarai karena roda belakang dilengkapi suspensi monoshock canister gas dengan posisi horizontal,” kata BLP Shimha, Presiden Direktur TVS.ARIF ARIANTO




