Eksterior Mercedes A-Klasse Gunakan Serat Pisang Abaca  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 7 Juli 2011 18:08 WIB
Abaca

TEMPO Interaktif, Zurich - Komitmen DaimlerChrysler - induk perusahaan Mercedes Benz - terhadap lingkungan hidup telah diwujudkan sejak beberapa tahun lalu. Pabrikan asal Jerman itu telah menggunakan serat alam dari rami, sisal, dan serat dari pelepah pohon kelapa untuk bagian interior mobil penumpang dan kendaraan komersial besutannya.

Kini, komitmen itu berlanjut. Seperti dilansir autoevolution.com, Kamis, 7 Juli 2011, Mercedes mengumumkan penggunaan serat pisang Abaca di bagian eksterior generasi terbaru Mercedes A-Klasse. "Bahan tersebut digunakan sebagai penutup bagian bawah bodi khususnya di kompartemen roda cadangan mobil tiga pintu itu," bunyi pernyataan pabrikan itu.

Hasil penelitian Mercedes menunjukkan, penggunaan serat pisang Abaca mampu memangkas penggunaan energi hingga 60 persen dibanding menggunakan bahan dari serat kaca. Bahkan, emisi CO2 yang dihasilkan pabrik saat proses produksi komponen yang menggunakan bahan dari serat pisang Abaca itu menurun secara signifikan.

Hanya, Mercedes tidak memerinci besaran penurunan emisi CO2 itu. Namun, yang pasti, penggunaan bahan dari pasang Abaca itu juga memberi keuntungan lain karena limbahnya bisa digunakan untuk pupuk organik.

Bahan pembuatan komponen mobil dari serat pisang Abaca itu dipasok oleh Manila Cordage - sebuah perusahaan pemintalan asal Filipina - dalam bentuk setengah jadi. Bahan itu kemudian disempurnakan oleh Rieter, pabrik pemasok suku cadang mobil asal Swiss.

"Kami menerapkan cara produksi komponen dari serat Abaca itu selama beberapa tahun, dan telah melakukan serangkaian uji secara ketat," aku Herbert Kohler, bos Rieter.

Dia menjamin bahan tersebut telah terbukti kualitasnya. Namun, hingga saat ini bahan itu masih digunakan untuk bagian eksterior mobil.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi