Menikmati Tenaga Besar BMW X5 xDrive50i
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 28 Juli 2011 00:39 WIB
BMW X5 xDrive50i (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO Interaktif, Jakarta - "Mas, saya anterin BMW X5 ya?" Suara Corporate Communications BMW Indonesia Roberto Sumabrata terdengar di ujung telepon, akhir pekan lalu. "Mau nyobain nggak?" tanya mantan wartawan itu. "Oh ya? Beneran nih? Wah, boleh banget," jawab saya cepat.

Ini bukan pertama kali ini mencoba BMW X5. Saya pernah menjajal Sport Activity Vehicle (SAV) ini ketika diluncurkan di Uluwatu, Bali, bulan Oktober tahun lalu. Namun saat itu saya hanya mendapat kesempatan selama satu hari. Sekarang kesempatan menjajal mobil bongsor ini selama tiga hari? Hmmm... jelas kesempatan yang pantang ditolak.

Jadilah, BMW X5 terparkir di depan kantor. Yang asiknya lagi, BMW yang saya jajal ini adalah BMW X5 xDrive50i, varian tertinggi dari X5.

Presiden Direktur PT BMW Indonesia Ramesh Divyanathan mengatakan BMW X5 terbaru ini diperuntukkan bagi individu yang menyukai tantangan dan berorientasi pada performa. "Pengguna X5 cenderung memilih mobil yang beda dibandingkan kelompok lainnya dan hanya ingin memiliki yang terbaik dalam hal inovasi dan desain," katanya sedikit berpromosi.

Eksterior dan Interior

Bicara soal tampilan, perubahan sepertinya tidak kentara. Namun di bagian eksterior BMW melakukan perubahan pada desain bumber depan, side air intake yang lebih besar. Rangkaian lampu depan menggunakan LED (Light Emitting Diode), daytime running light, dan bi-xenon.

Di bagian belakang lampu berbentuk L juga dilengkapi dengan lampu LED horizontal. Di bagian bumper, mencuat dua buah knalpot di sisi kiri dan kanan. Sepintas X5 mirip dengan X5M.

Penampilan X5 kian garang dengan desain velg alloy berukuran 19 inci berbentuk bintang.

Begitu masuk kabin, kesan mewah langsung dipancarkan jok berbalut kulit Nevada. Model X5 xDrive50i -- juga dua model lainya X5 xDrive35i executive dan X5 xDrive30d -- dilengkapi panoramic glass roof.

Sistem hiburan BMW X5 xDrive50i akan membuat puas. BMW melengkapi mobil ini dengan HiFi System Professional dengan 16 loudspeaker dan amplifier 600W dengan surround sound, monitor berwarna 8 inci.

Penumpang belakang juga punya sistem hiburan sendiri. BMW menyiapkan DVD player dan layar lipat 8 inci, serta USB Audio dan Bluetooth interface.

Performa

Sekarang waktunya berbicara soal performa. Begitu pedal akselator diinjak, upsss... tarikan tenaganya langsung terasa. Untungnya, tenaga besar ini tidak meledak-ledak karena X5 mengerti benar kebutuhan pengemudinya.

Dalam klaimnya, BMW menyebutkan jika X5 hanya perlu waktu 5,5 detik untuk berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 kilometer perjam.

Ini berkat kehebatan mesin baru V8 TwinPower Turbo kapasitas 4.395 cc yang terpasang pada SAV all-wheel-drive pertama milik BMW ini. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 407 hp pada putaran 5.500 rpm. Torsi bahkan mencapai 600 Nm pada putaran mesin sejak 1.750 Nm.

Memang saya tak mengukur akurasi klaim BMW ini. Namun saat melaju di tol Jagorawi, Sabtu malam lalu, saya mampu mencapai kecepatan 200 km/jam. "Wah, cepet bener dapetnya," komentar seorang rekan saya yang ikut.

Tenaga ini disalurkan keempat roda dengan transmisi Streptonic otomatis 8 percepatan yang menjadi perlengkapan standar. Inilah juga salah satu faktor penyumbang iritnya konsumsi BBM.

Mesin ini rata-rata, klaim BMW, hanya membutuhkan bahan bakar 8 liter untuk menempuh 100 kilometer, dengan rata-rata gas buang CO2 sebesar 229 gram tiap kilometer. "Untuk mesin 4.4 liter, X5 termasuk irit dan sangat ramah lingkungan," kata Roberto.

Oh ya, satu hal lagi. Meski terbilang bongsor, X5 termasuk mudah dalam pengendalian. X5 memiliki dimensi panjang 4.857 mm, lebar, 1.933 mm dan tinggi 1.776 mm. Hanya saja, harus tetap hati-hati jika memasuki jalanan yang cukup sempit.

BMW rupanya cukup sadar dengan hal ini. Mereka memasang rear view camera, bukan hanya untuk pandangan ke belakang tapi juga pandangan dari atas. Jadi pengemudi benar-benar bisa melihat posisi mobil di depan, belakang, serta samping lewat monitor yang ada di dashboard.

Wheelbase yang hampir 3 meter (2.933 mm) membuat X5 cukup antep memapak jalan, juga saat melakukan tikungan. BMW X5 xDrive50i menawarkan Adaptive Drive untuk meminimalisasi body roll dan meningkatkan kenyamanan mengemudi.

BMW juga melengkapi X5 dengan BMW EfficientDynamics; Brake Energy Regeneration, konstruksi ringan, ban dengan teknologi reduced rolling resistance, serta aerodinamika optimal.

Bagaimana dengan harga? BMW X5 xDrive50i dibanderol Rp 1,878 miliar. Selain itu, dua varian X5 lainnya adalah X5 xDrive35i executive yang dijual Rp 1,398 miliar dan X5 xDrive30d seharga Rp 1,298 miliar.

Dengan semua fitur, kenyamanan, dan tenaga besarnya, BMW boleh optimis segmen SAV ini bisa jadi milik mereka. Selama Semester I tahun 2011 ini, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan jika X5 sudah terjual sebanyak 40 unit.

SPESIFIKASI

Mesin: BMW TwinPower Turbo V8 4 cylinderKapasitas: 4.395 ccTenaga: 407 hp (300 kW) @ 5.500-6.400 rpmTorsi: 600 Nm @ 1.750-4.500 NmTop speed: 240 km/jamAkselerasi 0-100 km/jam: 5,5 detikKonsumsi: 8,0 km/literHarga: Rp 1,878 miliar (off the road)

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi