Nissan Indonesia Belum Berminat Jual Sedan Murah Almera  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 10 Oktober 2011 11:15 WIB
Nissan Almera. autoevolution.com

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) belum berminat untuk memasarkan sedan baru Nissan Almera, meski mobil itu diklaim berbanderol murah dan ramah lingkungan. Alasannya, ceruk pasar sedan di Tanah Air masih relatif kecil sehingga akan membuat sulit pemasarannya, meski diiming-imingi harga murah dan irit bahan bakar.

"Pangsa pasar sedan di Tanah Air kurang dari 5 persen. Kami fokus ke multi purpose vehicle (MPV) atau sport utility vehicle (SUV)," tutur Teddy Irawan, Wakil Direktur Pemasaran PT NMI saat dihubungi di Jakarta, Senin, 10 Oktober 2011.

Masyarakat Indonesia, lanjut Teddy, menganggap tampilan sedan terlalu formal. Selain itu, faktor kapasitas kabin di sedan jauh lebih kecil dibanding MPV atau SUV. "Sementara, kultur masyarakat kita kalau bepergian sering kali mengajak seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu, MPV atau SUV menjadi pilihan," terang dia.

Fakta memang membuktikan produk Nissan terlaris di Indonesia selama ini adalah MPV dan SUV.  Selama September lalu, misalnya, dari total penjualan 4.500 unit, sekitar 65 persen atau 2.925 unit di antaranya adalah MPV Nissan Livina.  "Dan 35 persen SUV, dan 10 persen lainnya city car dan varian lain,"  aku Teddy.

Sementara seperti dilansir autoevolution.com dan inautonews.com, hari ini, pada Jumat, 7 Oktober lalu Nissan Motor Compny (Nissan) di Thailand meluncurkan sedan Nissan Almera. Sedan tersebut mengusung mesin bensin 1.200 cc tiga silinder yang bertenaga 79 daya kuda dengan torsi 106 Newton meter (Nm).

Mobil yang menggunakan transmisi manual lima tingkat kecepatan dan transmisi X-Tronic-CVT itu diklaim irit bahan bakar, yaitu hanya 1 : 20 kilometer. "Bahkan, emisi gas CO2 yang dihasilkan tak lebih dari 120 gram per kilometer," tutur Toshiyuki Shiga, Chief Operating Officer Nissan.

Sedan yang diproduksi di Samutprakarn, Thailand, itu dibanderol 429-599 ribu atau sekitar Rp 127,75-178,38 juta. Rencananya, akan dipasarkan ke berbagai negara, khususnya kawasan Asean.

ARIF ARIANTO 

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi