Inilah Engineer Wanita Pertama Pemenang Lomba Le Mans  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 12 Oktober 2011 12:38 WIB
Leena Gade. Foto:Audi Press Office

TEMPO Interaktif, South Harrow - Siapa bilang wanita tak paham mesin mobil? Jelas, anggapan seperti itu tak beralasan sama sekali. Setidaknya, itulah yang dibuktikan oleh Leena Gade.

Nona kelahiran Inggris, 35 tahun, itu telah membuktikan diri sebagai seorang engineer andal yang sekaligus mengantarkan tim Audi menjuarai laga ketahanan mobil selama 24 jam nonstop Le Mans di Prancis. Prestasi itu sekaligus menjadikannya sebagai engineer wanita pertama yang mengantarkan timnya untuk memenangi laga ketahanan mobil paling berat dan bergengsi itu.

Seperti dilansir jalopnik.com, Rabu, 12 Oktober 2011, lajang asal South Harrow--sebuah kota yang terletak di dekat London--itu mengepalai tim engineer untuk tim balap Audi R18 TDI. Mobil bermesin diesel itu dikemudikan oleh Benoît Treluyer, Marcel Fässler, dan André Lotterer secara bergantian selama 24 jam terus-menerus guna membuktikan keandalannya.

Gade mengakui keberhasilan itu merupakan perwujudan dari impiannya sejak kanak-kanak. "Sejak kecil aku selalu tertarik pada bidang rekayasa. Namun aku melihat dari sudut pandang teknis. Maklum, usia anak-anak," tutur Gade seperti dilansir forbes.com.

Gade yang menghabiskan sebagian masa kecilnya di India itu juga mengaku menyenangi laga balap Formula Satu (F1) sejak usia anak-anak. Kala itu, kedua orang tuanya membawanya kembali ke Inggris setelah beberapa tahun di India.

Di negara asalnya itu, ia dan adiknya tak memiliki banyak teman untuk bermain. Walhasil, saban hari ia menghabiskan waktunya dengan menonton televisi dan acara favoritnya adalah adu kecepatan mobil F1.

Gade mengidolakan pembalap legendaris Nigel Mansell. "Ia pembalap besar dan terbaik. Karena dialah, aku dan adikku tertarik (menonton F1 di TV)," kata dia.

Karena keranjingan menonton F1 itulah ia semakin gandrung dengan hal-hal teknis balap. Singkat cerita, setelah lulus kuliah, ia mulai bekerja di perusahaan otomotif.

Namun seperti dilansir racecar.com dan forbes.com, jebolan Universitas Manchester ini mulai bergabung dengan tim Audi pada 2007. Kala itu, ia di bawah pimpinan Howden Haynes yang menjabat direktur teknik.

Melihat kepiawaiannya, Haynes mempromosikan Gade sebagai engineer balap. Tak selang berapa lama, jabatan kepala pun ia sandang. Dan ia mampu membuktikan kemampuannya dengan mengantarkan tim Audi dan Audi R18 sebagai mobil terandal di laga uji keandalan Le Mans 2011.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi