Bumper Murah ala Esemka Tegal untuk Mobil Jepang
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 6 Januari 2012 13:06 WIB
Walikota Solo, Joko Widodo melakukan uji coba mobil Kiat Esemka buatan siswa SMK di Balaikota, Solo, (2/1). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Tegal - Sekolah Menengah Kejuruan Dinamika Kota Tegal, Jawa Tengah, memang belum sanggup membuat prototipe mobil secara utuh. Namun murid-murid di sekolah ini sudah membuat komponen mobil dan sudah berhasil dipasarkan. Komponen itu berupa aksesori seperti bumper berkualitas serta murah.

Bumper buatan sekolah tersebut dari bahan logam stainless steel. “Harganya sekitar Rp 175 ribu. Di pasaran, bumper yang sama Rp 300 ribu dengan kualitas lebih rendah,” ujar Suharso, Kepala SMK Dinamika, saat menerima kedatangan Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Jumat, 6 Janurai 2012.

Menurut Suharso, bumper ini sudah dipakai untuk aksesori sejumlah mobil buatan Jepang. Selain menerima pesanan bumper, kata dia, siswanya juga memproduksi suku cadang mesin penggilingan padi, seperti mur dan baut. Untuk merakit mobil, diakuinya belum bisa. "Perakitan diperlukan banyak jurusan pendukung," kata dia.

Pamor sekolah kejuruan naik menyusul sukses SMK Negeri 2 Solo yang melibatkan sejumlah sekolah serupa sukses membuat Kiat Esemka, mobil jenis sport utility vehicle (SUV) dengan harga jual Rp 95 juta per unit. Wali Kota Solo Joko Widodo pun akan menjadikan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas, jika kelak sudah mendapat uji kelayakan serta resmi dikomersialkan.

Sejak itu, banyak bermunculan produk kreatif SMK yang diekspos media massa. Sejumlah politikus, pejabat, sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkomentar mendukung produk mobil Esemka.

Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin bangga setelah melihat karya siswa SMK Dinamika. Ia berjanji akan membantu kekurangan layanan fasilitas belajar dan kurikulum sekolah tersebut. “Dalam waktu dekat ini, kami ajak semua kepala sekolah dan kepala program di SMK ke Solo untuk mempelajari kisah sukses pembuatan mobil Esemka,” ujar Habib Ali.

Menurut Habib, karya siswa SMK di Kota Tegal ini bisa didukung oleh sektor usaha logam yang banyak di Kota Tegal. Sektor usaha ini sudah teruji dan menjadi rekanan perusahaan perakitan otomotif nasional. “Tak heran, selama ini Tegal dijuluki Jepangnya Indonesia,” katanya.

EDI FAISOL

Berita terkait:Heboh Mobil Esemka Jokowi Kenalkan Buggy Car, Mobil Esemka dari Bandung  Pejabat Pakai Esemka, Negara Hemat Ratusan MiliarIni Spek Mobil Esemka JokowiEsemka Jokowi dan Mimpi Sukiyat Jadi Henry FordKiat Esemka Urus Uji Emisi Menteri Nuh Siapkan Esemka untuk SBY-Boediono 

#Mobil Nasional

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi