Order Mobil Mirip Esemka Bisa ke SMK 8 Bandung  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 20 Januari 2012 16:50 WIB
TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta SMK Negeri 8 Bandung membuat mobil sejenis Kiat Esema yang digarap siswa kejuruan di Surakarta. ”Bisa bikin sedan, bisa seperti Kiat Esemka di Solo,” kata dia di Bandung, Jumat, 20 Januari 2012.

Permintaan itu disampaikan Heryawan selepas mencoba dua mobil jenis boogie yang biasa dipakai off-road. Heryawan mencoba mobil buatan Asosiasi Otomotif Asia Nusa asal Kota Cimahi serta Buggi Car rakitan siswa SMK Negeri 8 Bandung. Dua boogie itu dibawanya mengitari areal parkir barat Gedung Sate. ”Agak berat, sudah lama enggak nyopir, udah lama disopirin orang terus,” kata Heryawan.

Heryawan mengatakan niatnya untuk memiliki mobil rakitan anak sekolah kejuruan tidak main-main. ”Saya ingin menjadi pembeli pertamanya,” katanya. Dia berjanji akan memberikan bantuan untuk mengembangkan mobil semacam Kiat Esemka.

”Saya meminta Dinas Industri dan Perdagangan supaya menata atau menelusuri dan menganalisa, kira-kira jenis bantuan apa yang bisa diberikan dari APBD,” kata Heryawan. ”Kalau kemampuan anak-anak SMK sudah sangat bagus, tinggal diberi rangsangan."

Heryawan memuji gebrakan Wali Kota Solo Joko Widodo yang mengingatkan lagi mimpi Indonesia untuk memiliki mobil buatan dalam negeri. ”Jangan sampai ini hanya sekadar euforia, karena SMK saja bisa. Dengan sebuah regulasi, dengan fokus, kehendak kebijakan pasti bisa dong kita bikin Mobnas (Mobil Nasional),” katanya. ”Ini adalah cambuk bagi pemerintah.”

Soal permintaan Gubernur itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 8 Bandung Dedi Indrayana menyanggupinya. Dia mengaku sekolahnya sudah menyiapkan empat desain kendaraan baru yang siap untuk dikembangkan. ”Jenisnya SUV, double cabin, sedan, dan ada hatch back,” katanya. ”Model sudah, tapi belum kita publish karena tinggal kesanggupan pemerintah daerah mau enggak membiayainya.”

Dedi mengatakan biaya membuat prototipe mobil-mobil itu relatif mahal. Satu unitnya, katanya, butuh dana hingga Rp 400 juta untuk membuat prototipe.

SMK Negeri 8 Bandung sukses merakit kendaraan jenis boogie yang dinamai Buggi Car. Hingga saat ini sekolah itu sudah menerima pemesanan 15 unit Buggi Car. Hanya, akunya, sekolahnya baru mengerjakan pesanan itu asal sudah mendapat pembayaran uang muka minimal 50 persen harga mobil itu karena terbentur modal.

AHMAD FIKRI

#Mobil Nasional

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi