Proton Resmikan Dealer Tanjung Duren  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 8 Maret 2012 23:33 WIB
Jaringan dealer terbaru PT Proton Edar Indonesia di Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang diresmikan Kamis, 8 Maret 2012. (Dok PEI)

TEMPO.CO, Jakarta - PT Proton Edar Indonesia meningkatkan tampilan dan fasilitas dealer Proton di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pembukaan ini sejalan dengan rencana Proton melebarkan jaringan servis di Jakarta serta merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan kepada konsumen.

Dealer ini merupakan perpindahan dari Proton Edar Slipi yang menjadi showroom pertama Proton sejak 2007 lalu. Peresmian dilakukan oleh Presiden Direktur PT Proton Edar Indonesia, Gunther Scherz, Export Director Proton Holdings Berhad, Encik Mohamad Shukor Ibrahim dan Head of PT Proton Motor Indonesia Jhonny S. Pamudji, Kamis, 8 Maret 2011.

"Seriring meningkatnya permintaan pasar terhadap kendaraan Proton, kami akan terus memperluas layanan yang berkualitas dan penambahan outlet merupakan salah satu strategi kami agar lebih dekat kepada para konsumen," kata Gunther Scherz.

Outlet dengan luas 350 m2 ini dilengkapi dengan 7 service stall dan 1 washing stall serta dapat menerima pekerjaan lengkap maintenance service program, repair program, overhaul, air conditioner dan emission control. Proton Edar Tanjung Duren juga memiliki ruang pamer (showroom) seluas 300 m2 untuk mendisplay 7-10 mobil Proton.

Proton Edar Tanjung Duren merupakan outlet ketiga PMI (Proton Motor Indonesia) yang ada di DKI Jakarta setelah Pondok Indah dan Kalimalang. "Dengan keberadaan kami di Tanjung Duren, tentu menambah optimistis dalam pencapaian penjualan. Letaknya yang strategis memungkinkan untuk memberikan fasilitas kepada para konsumen yang berada di wilayah Jakarta Barat," kata Johnny S. Pamudji.

Dengan dibukanya outlet Tanjung Duren ini, maka per Januari 2012, Proton telah memiliki 19 Sales Outlet dan 33 Service Outlet yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi