SBY Minta Road Map Mobil Listrik Selesai Juni
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 19 Maret 2012 20:18 WIB
'Semar T' mobil listrik produksi Universitas Negeri Surakarta. TEMPO/Ukky Primartantyo

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta rencana pembuatan mobil-sepeda motor listrik selesai dua bulan mendatang atau sekitar bulan Juni. Seluruh rancangan proyek itu harus sudah dituangkan dalam road map rencana strategis, berikut tujuan dan target yang bisa dicapai. "Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, kita bisa menghasilkan mobil dan motor yang hemat," kata dia di kantor Kepresidenan, Senin 19 Maret 2012.

Sebelumnya Presiden menerima empat orang rektor perguruan tinggi negeri yakni Akhmaloka dari Institut Teknologi Bandung, Triyogi Yuwono dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Sudjarwady dari Universitas Gajah Mada serta Gumilar Rusliwa Soemantri dari Universitas Indonesia. Dalam pertemuan itu, para rektor menargetkan mobil dan sepeda motor listrik sudah bisa diproduksi pada 2014.

Menurut Yudhoyono, proyek kendaraan listrik sebagai sarana transportasi yang efisien dan ramah lingkungan sudah dipikirkan sejak dua tahun lalu. Rencananya, mobil dan sepeda motor ini tak lagi menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber energi.

Keinginan tersebut semakin besar setelah beberapa pekan lalu Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, menceritakan adanya dukungan berbagai kalangan untuk program ini. Proyek ini pun sejalan dengan meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak. "Kalau hanya bersandar pada BBM kita akan menghadapi banyak kerentanan, krisis ketika menghadapi gejolak harga minyak mentah dunia," ujarnya.|

Selain menggandeng civitas akademika, Presiden juga melibatkan lembaga penelitian, Kementerian, Badan Usaha Milik Negara serta investor swasta dalam proyek ini. Salah satunya perusahaan otomotif Nissan-Renault, yang menyatakan ketertarikan dalam proyek kendaraan hemat energi yang murah. "Karena kita memiliki urgensi untuk mempercepat proyek ini, semua unsur kita ajak," katanya.

ARYANI KRISTANTI

#Mobil Nasional

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi