Viar Motor Indonesia Rayakan Milad ke-12
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 21 Maret 2012 22:07 WIB
Akhmad Zafitra Dalie, General Manager Marketing PT Triangle Motorindo, sebagai Prinsipal Viar Motor Indonesia dalam acara di Jakarta, Rabu, 21 Maret 2012. (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO.CO, Jakarta - PT Triangle Motorindo merayakan 12 tahun usianya sebagai produsen sepeda motor merek Viar. Akhmad Zafitra Dalie General Manager Marketing PT Triangle Motorindo sebagai prinsipal Viar Motor Indonesia mengatakan tahun ini pihaknya mulai memfokuskan perhatian pada pemasaran.

Viar yang lahir pada 23 Februari 2000, kata Dalie, mengusung prinsip menawarkan sepeda motor yang murah, terjangkau, namun tetap berkualitas. "Viar adalah sepeda motor asli Indonesia karena modal, merek, dan dikerjakan oleh putra putri Indonesia," kata Dalie dalam acara 12 Tahun Business Update Viar Motor Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu, 21 Maret 2012.

Sejak memulai perakitan Apollo pada Oktober 2001 dengan Completely Knock Down, kini Viar sudah memasuki tahap Incompletely Knock Down. Tahun ini, Viar total sudah memiliki 15 tipe motor yang menyasar semua segmen seperti moped atau bebek, sport, skutik matik, moge sport, moped sport, hingga motor niaga. Dalie mengklaim Viar sebagai motor dengan harga yang terjangkau untuk konsumen Indonesia. Untuk harga bebek dan matik dibanderol antara Rp 8-9,9 juta, Sport 14-16 juta, dan Roda tiga Rp 18-22 juta.

Motor yang bermarkas di Bukit Semarang Indah itu tengah membangun pabrik seluas 20 hektar dengan dana awal US$ 20 juta. Pabrik ini nantinya ditargetkan memiliki kapasitas produksi sampai 76 ribu unit per bulan. "Saat ini masih sekitar 10 hingga 20 ribu unit per bulan," kata dia.

Menurut Dalie, pihaknya membangun industri karena selain produk sepeda motor Viar sejak 2009 juga memproduksi spare part sendiri. Saat ini 95% bagian sudah Viar Genuine Part dengan item mencapai 40.000 item. "Sepeda motor maupun part didistribusikan lewat dealer kami yang berjumlah sekitar 500 dealer di seluruh Indonesia," kata dia.

Viar, klaim Dalie, kini sudah memiliki identitas sendiri dan tidak menjadi follower lagi. Ketika ditanya mengenai persaingan dengan merek mapan dari Jepang, Dalie mengaku optimistis. "Siapa yg lebih dulu start belum tentu finish duluan," katanya.

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi