Mazda8, Si Bongsor nan Nyaman
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 6 April 2012 01:03 WIB
Mazda8 (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO.CO, Jakarta - "Waduh, harus sedikit hati-hati, nih." Awalnya, saya agak ragu-ragu ketika pertama kali menjajal Mazda8 dua pekan lalu. Maklum, Multi Purpose Vehicle (MPV) milik Mazda ini bodinya lumayan bongsor. Saya harus sedikit berhati-hati saat keluar dari lokasi parkir kantor PT Mazda Motor Indonesia (MMI) di kawasan Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta.

Tapi setelah melaju di jalan, perlahan keraguan itu hilang. Badan besarnya ternyata tidak terlalu sulit dikendalikan. Saya dengan mudah membawa mobil dengan panjang 4.860 mm dan lebar 1.850 mm ini melaju di tengah kemacetan.

Gemuknya pasar MPV, baik low, medium, maupun high end, membuat Mazda tak mau ketinggalan. Mazda8 yang bermain di segmen high end diboyong pada gelaran Indonesia International Motor Show 2011 lalu. Hanya dalam waktu enam bulan Mazda8 sudah terjual 263 unit. Memang bukan angka yang besar. Tapi setidaknya konsumen di Tanah Air punya pilihan untuk MPV bongsor.

Desain

Dari sisi tampilan, Mazda8 tak kalah stylish. Desain front grill, sepuhan krom, dual projector headlamp, serta lampu kabut membuat tampilan Mazda8 cukup tegas dan elegan.

Tampak samping, Mazda8 sedikit berbeda dengan MPV premium lainnya. Mazda8 memiliki badan sedikit lebih rendah dibandingkan MPV sekelasnya. Total tinggi Mazda8 adalah 1.685 mm, sehingga terlihat lebih kekar. Sedangkan bagian belakang rear lamp combination dengan LED serta bumper dinamis menjadi pemanis. Sunroof juga menambah keren tampilan mobil ini.

Untuk masuk ke kabin, Mazda menggunakan pintu kiri dan kanan dengan sistem geser secara elektronik. Membuka dan menutup pintu bisa menggunakan remote atau tombol yang berada di mobil. Pintu geser dilengkapi dengan "Jam safe mechanisme" untuk mencegah anggota tubuh terjepit saat pintu ditutup. Pintu yang bisa terbuka hingga 785 mm ini juga memudahkan penumpang keluar-masuk kabin.

Tagline "A Perfect Blend of Luxury and Comfort" coba diterjemahkan Madza dalam desain kabinnya. Jok, baik pengemudi, maupun penumpang depan, tengah maupun belakang, menjadi salah satu nilai jual Mazda8. Ketiga barisnya dilapisi kulit. Kursi baris kedua, berbentuk captain seat, bisa diatur ke depan, belakang, ataupun ke samping. Bangku baris ini juga dipasangi sandaran kaki. "Joknya nyaman, pas banget dengan lekukan punggung," kata seorang rekan yang ikut di test drive kali ini.

Dasbor juga menggunakan aksen krom di beberapa bagian, cukup untuk memberikan kesan mewah pada kabin. Panel instrumen hadir dengan desain 3D yang futuristik. Indikator seperti speedometer, odometer, hingga tripmeter terbaca sempurna baik di siang maupun malam hari.

Sistem hiburan lumayan oke. Penumpang depan dan belakang bisa mengatur sendiri audio yang diinginkan. Hanya, layar di konsol tengah yang berfungsi sebagai sistem hiburan maupun layar untuk tampilan rear view camera tetap berfungsi saat mobil berjalan. Hal ini tentu saja sedikit mengganggu bagi pengemudi.

Performa

Mazda8 menggunakan mesin seri MZR 2.3L In-line 4 cylinder, 16 valves, DOHC with Sequential Valve Timing (S-VT), Variable Intake System (VIS) dan Electronic Throttle Control (ETC) berkapasitas 2.260 cc. Mesin ini meluapkan tenaga hingga 163 ps pada 6.500 rpm dan torsi 203 Nm pada 3.500 rpm.

Saat melaju di jalanan Jakarta memang butuh konsentrasi ekstra mengingat tubuh besarnya. Kepadatan jalan raya membuat Mazda8 tidak bisa diajak lincah. Tapi saat melaju di jalan tol Jagorawi, tenaga mesin yang dipadukan dengan transmisi 5-Speed Activematic lumayan mampu melesatkan mobil ini sampai 160 kpj.

Mesin 2.3 liter yang digunakan sebenarnya kurang pas dipasangkan pada Madza8. Dengan bodi gedenya, harus sedikit bersabar jika ingin mendapatkan tarikan yang menggigit. Pesaingnya minimal menggunakan mesin berkapasitas 2,4 liter.

Jika menghadapi jalanan mendaki, pedal gas Mazda8 harus sedikit dipaksa untuk mendapat tenaga yang cukup. Tapi tak perlu khawatir, bermain dengan transmisi model manual, tenaga akan kembali didapatkan.

Dari sisi handling, Mazda8 tak terlalu bermasalah. Menghadapi jalanan berbelok, radius putarnya yang mencapai 5.7 meter cukup membantu. Suspensi Independent MacPherson struts (depan) dan Independent Multi-link (belakang) lumayan nyaman melibas jalanan tidak rata. Hanya, bunyi keras muncul jika kapasitas penumpang hanya dua.

Sebagai mobil keluarga, Mazda8 punya perangkat keselamatan lengkap. Anti-lock Brake system (ABS), Electronic Stability Progam (ESP), Brake Assist (BA), dan 6 airbag terpasang di setir, dasbor penumpang depan, pilar A serta airbag samping.

Bagaimana peluang Mazda8 di pasar MPV Tanah Air? Astrid Ariani Wijana, Marketing Manager PT MMI, mengatakan Mazda8 memiliki karakter dan konsumen yang berbeda dengan MPV lain yang ada di kelasnya. Meski banyak yang menyebut mobil ini menjadi pesaing Toyota Kijang Innova atau Honda Freed, "Mazda8 berbeda dengan kedua model itu," kata Astrid.

Jika ditilik lebih jauh, setidaknya dari kapasitas mesin dan kedekatan harga, Mazda8 lebih dekat dengan Honda Odyssey (Rp 529 juta), varian tertinggi Hyundai H-1 Limited Gasoline (Rp 452 juta), dan Toyota Alphard varian terbawah 2.4 X (Rp 655 juta).

Tenaga yang sedikit kurang menjadi nilai minus Mazda8. Tapi dengan tampilan yang tak kalah dengan pesaingnya, interior yang lega dan nyaman, serta harga yang bersaing, Mazda8 pantas diperhitungkan di segmen MPV berbadan besar.

RAJU FEBRIAN

MAZDA8 SPESIFIKASIPanjang : 4.860 mmLebar : 1.850 mmTinggi : 1.685 mmWheelbase : 2.950 mmMesin : MZR 2.3L In-line 4 cylinders, 16 valves DOHC with Sequential Valve Timing (S-VT),Variable Intake System (VIS) and Electronic Throttle Control (ETC)Kapasitas : 2.260 ccTenaga : 120 kW (163 ps) @ 6.500 rpmTorsi : 203 Nm (20.7 kgm) @ 3.500 rpmTransmisi : 5-Speed ActivematicKemudi : Electro-Hydraulic Power Assist Steering (EHPAS)Suspensi : Independent MacPherson struts (depan), Independent Multi-link (belakang)Rem : Ventilated Disc (depan belakang)Ban : 16 inch aluminium alloy wheels 215/65R16Harga : Rp 499,2 juta

PESAING

Honda Odyssey 2.4LMesin : 4 silinder, 16 valve, DOHC, i-VTEC, Drive by Wire, Torque Boost ResonatorKapasitas : 2.354 ccTenaga : 180 ps @ 6.500 rpmTorsi : 22.2 kgm @ 4.500 rpmTransimisi : 5-speed ATHarga : Rp 529 juta

Hyundai H-1 Limited GasolineMesin : ThetaKapasitas : 2.359 ccTenaga : 175 ps @ 6.000 rpmTorsi : 23.2 kgm @ 4.200 rpmTransmisi : 4-speed ATHarga : Rp 452 juta

Toyota Alphard 2.4 XMesin : N2AZ-FE, inline 4, 16 valve, DOHC, VVT-iKapasitas : 2.362 ccTenaga : 170 ps @ 6.000 rpmTorsi : 22.4 kgm @ 4.400 rpmTransmisi : CVTHarga : Rp 655 juta

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi