Honda Cetak Laba Naik Dua Kali Lipat
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Senin, 29 Oktober 2012 20:20 WIB
REUTERS/Toru Hanai

TEMPO.CO, Tokyo - Produsen otomotif asal Jepang, Honda Motor Co Ltd, membukukan perolehan laba bersih di semester I tahun fiskal 2012-2013 naik lebih dari dua kali lipat. Kenaikan laba karena ditopang tumbuhnya penjualan. 

Seperti dilansir Reuters, 29 Oktober 2012, Honda membukukan kenaikan laba bersih sebesar 121 persen pada April-September 2012 menjadi 213 miliar yen (US$ 2,7 miliar) dibandingkan periode yang sama tahun lalu 92,23 miliar yen. Pendapatan perseroan juga naik 30,8 persen menjadi 4,71 triliun yen dari 3,60 triliun yen.

Sedangkan untuk periode Juli-September 2012, Honda membukukan kenaikan laba bersih 36,1 persen menjadi 82,2 miliar yen (US$ 1,03 miliar). Angka itu di bawah estimasi para analis yang disurvei Reuters yang sebelumnya memperkirakan laba bersih Honda di kurtal II sebesar 107,2 miliar yen.

Setahun lalu Honda masih berjuang melakukan pemulihan musibah gempa dan tsunami yang mengakibatkan pabrik perseroan rusak berat.

Meskipun di semester I membukukan kenaikan signifikan, namun perseroan memperkirakan perolehan laba tahunan bakal melemah dibandingkan perkiraan sebelumnya. Perseroan memangkas perkiraan pertumbuhan laba sebesar 20 persen akibat menguatnya nilai tukar yen dan melemahnya penjualan di Cina.

“Kami memperkirakan pendapatan akan lebih rendah dari estimasi yang sudah kami umumkan pada April 2012. Sebab volume penjualan kami perkirakan akan melemah akibat perubahan iklim bisnis dan dampak nilai tukar mata uang,” ungkap pernyataan resmi manajemen Honda.

Honda memperkirakan laba di tahun fiskal 2012-2013 yang berakhir Maret sebesar 375 miliar yen dipangkas dari estimasi sebelumnya 470 miliar yen. Pendapatan juga diperkirakan sebesar 9,8 triliun yen turun dari estimasi sebelumnya 10,3 triliun yen.

Pemangkasan target tersebut, menurut Direktur Chibagin Asset Management, Fujio Ando, diperkirakan akan disusul oleh kompetitornya seperti Toyota Motor Corp dan Nissan Motor Co.

“Tampaknya Toyota dan Nissan juga akan memangkas targetnya pada cara yang sama. Pemangkasan akibat masalah di Cina,” ujarnya.

Penjualan Honda di Cina turun 40,5 persen pada September 2012. Cina adalah pasar terbesar kedua bagi Honda atau menyumbang sebesar 17 persen dari total penjualan setelah Amerika Serikat.

Sebelumnya Honda menargetkan volume penjualan naik hampir dua kali lipat menjadi 6 juta unit pada tahun fiskal 2012-2013. Namun mempertimbangkan realisasi penjualan periode April-September 2012 hanya sebesar 2 juta unit, maka perseroan memangkas target tahunan menjadi 4,3 juta unit. Pemangkasan dilakukan mempertimbangkan tidak menentunya pasar Cina.

Permintaan mobil Honda, Toyota, dan Nissan di Cina anjlok akibat aksi protes anti produk Jepang pada September karena sengketa wilayah perbatasan Jepang-Cina. Aksi protes itu berujung kekerasan dan mengakibatkan beberapa pabrikan mobil tutup operasi sementara. Di sisi lain, produsen mobil Korea Selatan Hyundai Motor dan BMW meraih kenaikan pangsa pasar di Cina.

Toyota dan Nissan berencana mempublikasikan pendapatannya pada 5 dan 6 November mendatang.

Reuters | AFP | Abdul Malik 

#Kinerja Keuangan Emiten

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi