Laba Bersih Distributor Suku Cadang MPM Naik 27 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: Praga Utama TNR
Jumat, 31 Maret 2017 19:12 WIB
Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mustika, Rudy Halim. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan distribusi dan suku cadang kendaraan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) membukukan laba bersih pada 2016 yang diatribusikan kepada entitas induk (NPATMI) sebanyak Rp 361 miliar, atau naik 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatatkan laba Rp 17,7 triliun sepanjang 2016, naik sebanyak 7 persen dari 2015. Pencapaian ini, menurut CEO MPMX Rudy Halim, merupakan hasil dari berbagai inisiatif utama yang dilaksanakan oleh Perseroan untuk memperkuat operasional anak-anak usahanya sepanjang tahun.

Fokus Perseroan dalam cost leadership berhasil meningkatkan efisiensi operasional serta produktivitas secara umum, sementara pendekatan collaborative economy mulai menghasilkan nilai positif dalam optimisasi jaringan di semua unit bisnis. “Pertumbuhan di 2016 adalah indikasi bahwa MPMX memiliki kapasitas yang berlimpah untuk menjaga operasionalnya tetap solid, serta membangun masa depan yang berkelanjutan dari landasan yang kuat berdasarkan 30 tahun pengalaman di industri,” kata Rudy seperti dikutip dari keterangan pers, Jumat, 31 Maret 2017.

SimakFinis Ketiga di MotoGP Qatar, Ini Rahasia RossiHonda Scoopy Terbaru Dibandrol Rp 17,8 Juta, Ini Spesifikasinya  Suzuki GSX Series Siap Pecahkan Rekor MURI  30 Mobil Super Mewah Dilelang di Dubai untuk Program Amal Kanker

Dari segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMX melalui anak usahanya MPMulia membukukan penjualan sebanyak 912 ribu unit atau naik tipis sebesar 1 persen dibandingkan tahun lalu. Selain itu, pertumbuhan pendapatan MPMX di sektor ini juga meningkat sebesar 7 persen. Kenaikan ini dicapai oleh MPMulia di tengah laju penjualan sepeda motor nasional yang relatif mengalami penurunan sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2015.

Sedangkan di sektor distribusi dan ritel kendaraan roda empat, MPMAuto sukses menjual 4,755 unit mobil merk Nissan dan Datsun melalui 11 dealernya yang tersebar di seluruh Indonesia, atau naik sebesar 29 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan anak usaha MPMX ini pun ikut meningkat 20 persen menjadi Rp 773 miliar dari tahun 2015.

Untuk segmen suku cadang kendaraan, MPMX melalui PT Federal Karyatama (FKT) mencatat volume penjualan sebanyak 63,3 ribu liter pelumas Federal Oil dan Federal Mobil atau naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan FKT di tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 6 persen menjadi Rp 1,675 triliun sebagai hasil dari permintaan pasar yang terus meningkat dan pelaksanaan strategi pemasaran yang efektif.

Adapun untuk bisnis jasa kendaraan, MPMRent meraih kenaikan profitabilitas yang positif dari tahun lalu. Jumlah armada MPMRent juga mengalami kenaikan dari 13,935 unit ke 14,137 unit sebagai bagian dari inisiatif perusahaan untuk meningkatkan portfolio klien korporat. Selain itu MPMRent akan terus berfokus pada peningkatan kualitas servis dan mengedepankan efisiensi operasional untuk mencapai hasil positif yang berkelanjutan.

Simak pulaAksi 313 Berpotensi Ganggu Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta  Kartin1 Akan Dikembangkan menjadi Single identity Card?Geger Janin 5 Bulan, Siswi di Depok Mengaku Kubur Kucing

Di sektor bisnis jasa keuangan, MPMFinance mencetak pertumbuhan jumlah booking amount baru ke Rp 4 triliun atau naik 37 persen dibandingkan tahun lalu. Dari segi profitabilitas, laba bersih (NPAT) perusahaan tumbuh signifikan ke Rp 82 miliar, merepresentasikan kenaikan 198 persen dari tahun lalu.

Di samping itu, sejalan dengan inisiatif strategis MPMX dalam cost leadership, MPMFinance juga mengambil langkah strategis untuk mendiversifikasi dan menurunkan sumber pendanaannya secara umum melalui penerbitan Medium Term Notes senilai Rp 300 miliar serta Pinjaman Sindikasi dengan total US$ 131 juta sepanjang 2016.

Performa positif juga datang dari lini bisnis asuransi MPMX, MPMInsurance, yang berhasil mencatat pertumbuhan gross premium menjadi Rp 385 miliar, atau sebesar 49 persen dibanding tahun 2015. MPMInsurance juga sukses meningkatkan laba bersih menjadi Rp 41 miliar atau naik 30 persen dari tahun lalu.

“Kami telah meraih hasil yang baik di 2016 berkat fokus yang kokoh serta determinasi, dan kami berencana untuk menerapkan hal yang sama di tahun 2017 serta di tahun-tahun mendatang, “ ujar Rudy.

PRAGA UTAMA

#Kinerja Keuangan Emiten

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi