Naik Ertiga Tak Seperti 'Berkuda'  
Reporter: Tempo.co
Editor: Nur Haryanto
Sabtu, 2 Februari 2013 04:52 WIB
Model berpose dengan MPV Suzuki terbaru, Ertiga, saat diluncurkan di Grand Melia, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/04). Ertiga berkapasitas 7 penumpang ditawarkan mulai Rp143 juta hingga Rp 165 juta on the road Jakarta dan siap menggoyang pasar MPV. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO , Yogyakarta - Multi Perpose Vehicle dengan kapasitas tujuh penumpang sangat diminati masyarakat saat ini. Kehadiran Suzuki Ertiga pada April 2012 lalu menjadi pesaing kendaraan roda empat di kelasnya. Yaitu Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Nissan Livina.

Bagi yang sudah mengendarai Avanza, Xenia dan Livina kemudian mengendarai Ertiga akan merasakan hal yang berbeda. Saat melintasi jalanan bergelombang dan berlubang, Ertiga memberi rasa yang lebih nyaman. "Naik Ertiga tak seperti berkuda," kata Budi Suryono, warga Yogyakarta salah satu pengguna Ertiga, Kamis, 31 Januari 2013.

Ia sebagai pengguna kendaraan roda empat yang sudah berpengalaman menggunakan berbagai jenis, mendapatkan kenyamanan lebih saat mengendarai Ertiga. Guncangan dan getaran mobil ini sangat minim. Suara bising jalanan saat jendela tertutup terasa sangat kedap.

Kenyamanan saat berada di jalanan berlubang dan bergelombang, tentu saja karena suspensi dirancang sedemikian rupa. Diameter stabilizer joint pipe pada suspensi depan (macPherson Struts with coil springs) diperbesar. Itu untuk memastikan mobil tetap dapat dikendalikan dengan mudah.

Selain itu juga untuk menjamin durabilitas dan rigiditas yang baik saat dikendarai. Meskipun ditumpangi oleh banyak penumpang, namun tetap nyaman. Sedangkan suspensi belakang (torsion beam with coil springs) menggunakan hub nearing berkapasitas besar.

Maka Budi yang menjadi pengurus Ertiga Club Yogyakarta merasakan kenyamanan saat mengendarai mobil ini tanpa ada guncangan yang berarti seperti kendaraan lain sekelasnya. Memang wajar jika ia mengistilahkan, naik Ertiga tak seperti berkuda.

Sebab, kombinasi antara suspensi depan dan belakang kendaraan ini menghasilkan kenyamanan dalam berkendara. Mobil ini tetap bisa dikendarai dengan nyaman meskipun berjalan dalam kecepatan tinggi dan melewati jalan berbagai kondisi. Selain itu, struktur suspensi pada high-speed cornering bisa mengurangi guncangan akibat perputaran bodi (body rolling effect). Sehingga menimbulkan kenyamanan dan ketenangan dalam berkendara (safe drivability).

Dalam beberapa penjelasan pihak Suzuki, penggunaan baja bertekanan tinggi (high tensile steel) pada posisi-posisi tertentu dilakukan untuk mengoptimalkan material dan struktur penguatan. Rigiditas bodi dan berat kendaraan yang semakin ringan karena ada pengurangan penggunaan komponen yang tidak diperlukan. Hal itu bisa menjamin stabilitas kendaraan pada saat berat kendaraan bertambah akibat dari banyaknya penumpang dan barang bawaan. Untuk apresiasi bagi para pengguna Ertiga, Suzuki menyelenggarakan acara "Pesta Ertiga" di berbagai daerah. Acaranya ada lomba irit bahan bakar, fun touring, pengukuhan klub Ertigamania, test drive dan lain-lain. "Pesta Ertiga" dilaksanakan di berbagai kota, yaitu di Makassar, Lampung, Palembang, Jakarta, Surabaya, Jambi, Medan, Bandung, Samarinda, Padang, Bali, Semarang, Yogyakarta, Pekanbaru dan Banjarmasin. Pesta itu dimulai 10 November hingga 22 Desember 2012.

Soal keamanan, bodi Ertiga memiliki tingkat rigiditas atau kekerasan tinggi. Sebab menggunakan high tensile steel pada rangka utama (main frame). Selain itu pada masing-masing pintu juga dilengkapi dengan side door impact beam. Fungsinya untuk menahan penumpang saat terjadi benturan di samping. Khusus tipe GX, sudah dilengkapi dengan airbag untuk keamanan pengemudi dan penumpang di depan.

Pada akhir Januari 2013 ini Ertiga juga sudah ada yang dilengkapi AC (air conditioner) double blower. Yaitu untuk tipe GL seharga Rp 165,6 juta dan tipe GX yang harganya Rp 177,8 juta. Sedangkan yang tidak dilengkapi dengan double blower yaitu tipe GA harganya Rp 149, 6 juta, tipe GL harganya Rp 159,8 juta. Selain itu tipe GX yang harganya Rp 172 juta. Untuk warna, kendaraan keluarga itu ada 8 varian warna.

MUH SYAIFULLAH

Berita Terpopuler Lainnya:Yusuf Supendi: Kok, Kaget PKS Terlibat Suap?Impor Renyah 'Daging Berjanggut'  Skandal Daging Berjanggut, Laporan Tempo 2011Sebut Suap Daging Musibah, Tiffatul DikecamPresiden PKS Ditangkap, Apa Kata Hilmi AminuddinMarzuki Alie: Luthfi Hasan Itu yang Mana, Ya?

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi