Mobil James Bond Ditawarkan Rp 45 Miliar  
Reporter: Tempo.co
Editor: Yandi M rofiyandi TNR
Senin, 4 Februari 2013 10:40 WIB
Aktor Sean Connery berpose di depan mobil Aston Martin DB5 selama pembuatan film dari Goldfinger caper James Bond pada tahun 1964. Aston martin DB5 merupakan salah satu mobil mewah milik Aston martin dari Inggris. REUTERS/Aston Martin/Handout

TEMPO.CO, London - Mobil James Bond Aston Martin DB5 keluaran 1965 ditawarkan seharga GBP 3 juta atau sekitar Rp 45 miliar. Harga ini besarnya sepuluh kali lipat dibandingkan dengan Aston Martin DB5 biasa.

Maklum, mobil Bond ini langka. Hanya ada empat mobil DB5 yang dibuat untuk film James Bond Goldfinger pada 1964 dan Thunderball pada 1965, yang dibintangi Sean Connery. Mobil ini tinggal dua. Namun, pada 1990-an satu mobil hilang secara misterius dari hanggar pesawat Florida. Mobil ini tinggal satu-satunya mobil yang asli. Replika mobil ini dibuat ulang untuk film Bond terbaru, Skyfall.

Mobil ini dilengkapi senapan mesin, pelat nomor yang bisa berganti, dan kaca tahan peluru. DB5 ditenagai mesin 4-liter yang bisa menghasilkan 280 tenaga kuda. Dengan mesin ini, mobil sport Inggris ini bisa mencapai kecepatan puncak 150 mph atau sekitar 240 km per jam.

Mobil dengan kapasitas dua kursi dan desain klasik ini jadi sejarah dalam film Bond, karena dilengkapi dengan peralatan canggih. Dasbornya dilengkapi dengan radar. Bumper depan belakang dilengkapi alat yang bisa menangkis jika ada serangan asap.

Mobil ini pernah ditahbiskan sebagai salah satu mobil terbaik Bond. Mobil ini pernah dibeli kolektor mobil Sir Anthony Bamford. Pada 1970 ia menjualnya kepada pengusaha Amerika, hingga akhirnya dijual lagi pada 2006, seharga US$ 2 juta atau sekitar Rp 20 miliar.

Richard Williams, yang menjalankan rumah lelang Williams, mengatakan, pihaknya memiliki hak istimewa untuk menawarkan salah satu dari DB5 asli James Bond. "Ini adalah mobil paling terkenal di dunia dan merupakan model yang sangat dicari," ujarnya. Walaupun sudah lawas, Williams mengatakan mobil ini masih laik jalan. "Mobil ini kondisinya bagus dan merupakan investasi besar," kata dia. Baca berita otomotif lainnya di sini.

NUR ROCHMI | DAILYMAIL

Baca juga:Naik Ertiga Tak Seperti 'Berkuda'Datsun Kembali Masuk Indonesia di 2014Honda Pangkas Proyeksi Laba Bersih2013, Honda Targetkan Penjualan Naik 15-20 Persen

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi