Ferrari Tetap Batasi Produksi Mobil Tahun ini  
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Jumat, 7 Februari 2014 10:47 WIB
Perakitan mobil-mobil Ferarri dibagi dalam dua lantai, Lantai satu untuk mobil bermesin V8 dan laintai satunya untuk mobil bermesin V12s di pabrik Ferrari di Maranello, dekat Bologna, Italia. telegraph.co.uk/Robin Mellor

TEMPO.CO, New York - Sejumlah pabrikan otomotif super mewah dunia mulai meraih hasil memuaskan pada penjualan mobil sepanjang 2013 lalu. Mereka pun menargetkan bisa mengapalkan lebih banyak mobil kepada konsumen tahun 2014 ini. Namun, seperti dikutip dari CNN, Jumat, 7 Februari 2014, Ferarri malah berniat membatasi produksinya.

Rencana produsen mobil super mewah asal Italia itu masih sejalan dengan kebijakan perusahaan sejak 2013 lalu. Mereka menyatakan cuma akan menjual maksimal 7.000 unit mobil per tahun. Begitu pula tahun ini, mereka menargetkan hanya menjual mobil secara terbatas. Bukan karena kesulitan keuangan, tapi karena mereka mempertimbangkan faktor eksklusivitas untuk mendongkrak pendapatan. (Baca juga: Ferrari Schumacher Dilego Rp 20,5 Miliar)

Pada 2013 lalu, pabrikan mobil berlogo kuda jingkrak itu sukses mencapai targetnya, yakni menjual mobil sebanyak 6.992 unit. Namun, angka penjualan itu turun sekitar 5 persen ketimbang 2012 lalu. Meski demikian. strategi penjualan itu terbukti manjur karena mereka berhasil meraup pendapatan hingga 6,7 persen. Hingga kuartal III 2013 lalu, keuntungan bersih mereka juga melonjak 23 persen menjadi 178 juta euro atau hampir mencapai Rp 2 triliun.

Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, mengaku senang strategi perusahaannya berjalan lancar. Dia menyatakan ingin melanjutkan kebijakan penjualan tersebut pada tahun ini. Menurut dia, Ferrari akan didesain sebagai merek eksklusif sehingga tidak semua orang bisa membeli mobil tersebut meski memiliki uang. (Lihat juga: Tahun ini Persaingan Pasar Otomotif Makin Sengit)

“Ferrari merasa, hanya karena mau membeli Ferrari dan memiliki uang bukan berarti Anda bisa mendapatnya, dan memang itu tujuan kami,” kata dia.

Pendapatan Ferrari dari sisi eksklusivitas itu ditopang oleh varian LaFerrari yang baru diluncurkan tahun lalu. Mobil berteknologi hibrida seharga US$ 1,4 juta per unit itu laku terjual sebanyak 20 unit. Selain itu, mobil dengan empat kursi seharga US$ 35 ribu, yakni Ferrari FF, juga membantu penjualan pabrikan tersebut. Mereka pun menegaskan tidak akan pernah membuat mobil jenis sport utility vehicle demi eksklusivitas itu.

CNN | FERRARI | DIMAS SIREGAR

Terpopuler :Tren 2014: Fitur Keselamatan Mobil Kian BerkembangTahun ini Persaingan Pasar Otomotif Makin SengitPorsi Ekspor LCGC Ditambah hingga 30 Persen

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi