Mercedes-Benz GL 350 CDI Siap Tembus Pasar Lokal
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Minggu, 16 Februari 2014 10:26 WIB
Mercedes-Benz GL-Class (Dok. Mercedes-Benz)

TEMPO.CO, Jakarta - Pada pertengahan Desember tahun lalu, PT Mercedes-Benz Indonesia meluncurkan mobil sport utility vehicle (SUV) premium, Mercedes-Benz GL 350 CDI, yang merupakan hasil rakitan sendiri. Sebelumnya, mobil mewah ini diimpor secara utuh (completely by up/CBU) di pabrik Mercedes-Benz SUV di Tuscaloosa, Amerika Serikat.

Menurut Presiden dan Chief Executive Officer Mercedes-Benz Indonesia, Claus Wiedner, perakitan GL Class di pasar lokal ini untuk memenuhi tingginya permintaan SUV premium di Indonesia. “Kami yakin dengan penjualan SUV premium di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Tempo. (Baca juga : Mobil Bobrok Ini Laku Rp 8,9 miliar)

Selain Indonesia, negara yang mendapat kepercayaan merakit Mercedes-Benz GL Class di luar pabriknya di Amerika Serikat adalah India.

Deputy Director Corporate Communication and Public Affairs Mercedes-Benz Indonesia, Elvera N. Makki, mengklaim mobil besutan Mercedes-Benz menjadi pilihan utama kendaraan premium untuk konsumen Indonesia. “Sejak kehadirannya di Indonesia pada 1970, Mercedes-Benz memiliki pangsa pasar lebih dari 50 persen untuk segmen premium,” katanya melalui pesan elektronik kepada Tempo. (Lihat juga : Sebulan, Mercedes Benz Jual 109 Ribu Unit)

Pengamat otomotif Suhari Sargo menilai merakit mobil di pasar lokal adalah langkah strategis Mercedes-Benz mendekatkan diri dengan kebutuhan pasar. “Mercedes bisa membaca peluang untuk mengembangkan model pelayanan suku cadang,” katanya kepada Tempo.

Menurut Suhari, tren pemakaian mobil di setiap negara berbeda-beda. Contohnya, mobil produksi Eropa yang dipasarkan di Jepang akan dirakit dengan kualitas software canggih dan spare-part unggulan. Peluang pasar di Indonesia tentunya berbeda. “Kebutuhan mobil di Indonesia tidak hanya untuk prestige, tapi juga fungsi komunal.” (Berita lain : Porsche Yakin Penjualan 200 Ribu Tercapai di 2015)

Suhari menilai Mercy GL 350 CDI rakitan lokal akan mampu menembus pasar Indonesia karena citranya sudah bagus. Selain itu, persaingan di kelas premium ini tidak begitu ketat. “Pesaingnya (cuma) BMW dan Volvo.”

Apa yang menjadi daya tarik Mercy kelas GL hasil rakitan dalam negeri ini? Seperti dilansir dari Auto Bild, tampilan GL 350 CDI ini terlihat lebih sporty dan gagah. Ini karena adanya aplikasi AMG Exterior Sports Package dan pelek alloy AMG 5 Twin Spoke Light ukuran 21 inci yang dibalut ban 295/40 R21.

Mercy rakitan Indonesia ini masih mengandalkan mesin diesel V6 2.987 cc dengan turbocharger dan intercooler. Tenaga maksimumnya 258 dk/3.600 rpm dan torsi puncak 620 Nm/1.600-2.400 rpm. Kelas GL 350 CDI ini juga dibekali attention assist system—sistem keamanan yang dapat mendeteksi gejala mengantuk berdasarkan perilaku pada setir, dan mengingatkan pengemudi seandainya hal tersebut terjadi.

Selain itu, active parking assist dan parktronic hadir di GL 350 CDI rakitan Indonesia. Teknologi ini membantu pengemudi menemukan tempat parkir paralel ideal dan membantu saat proses parkir, baik saat masuk maupun keluar dari ruang parkir.

NURUL MAHMUDAH | MARIA YUNIAR | AUTO BILD

Terpopuler :Waspada, Abu Letusan Kelud Merusak Mesin MobilPorsche Optimistis Catat Penjualan 200 Ribu Unit  Fitur Beri Nilai Lebih Bagi Honda MobilioTahun ini Persaingan Pasar Otomotif Makin SengitPorsi Ekspor LCGC Ditambah hingga 30 Persen

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi