Dompet Menipis, VW Berhutang Hingga Rp 292,8 Triliun  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Senin, 16 November 2015 04:14 WIB
Ilustrasi skandal emisi Volkswagen (VW). AP/Nick Ut

TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW) kali ini tak punya cara lain untuk menutupi krisis besar yang tengah menimpa mereka setelah skandal manipulasi emisi. Tak tanggung-tanggung, VW dikabarkan berutang hingga US$ 21,5 miliar atau sekitar Rp 292,8 triliun untuk memastikan keuangan mereka kuat menghadapi badai kerugian yang bertubi-tubi.

Dikutip dari Reuters Sabtu, 14 November 2015, utang dalam bentuk pinjaman jangka pendek tersebut akan dibahas kembali lewat pertemuan VW dengan sejumlah perwakilan bank besar pada Senin, 16 November besok. "Dana tersebut tak akan segera cair, tapi itu cukup untuk melapisi pembiayaan berbagai hal di masa depan," ujar perwakilan VW.

VW berharap pinjaman dari sejumlah bank besar tersebut bisa terserap sebelum akhir 2015. Di kuartal ketiga, laporan keuangan VW tercatat berjumlah US$ 30 miliar pada likuiditas bersih pada divisi penjualan otomotifnya.

Dampak skandal manipulasi sangatlah mahal bagi VW. Terlebih karena mereka harus merogoh kocek cukup dalam untuk membiayai berbagai hal, seperti perbaikan hampir 11 juta unit kendaraan yang terdistribusi ke seluruh dunia, juga untuk membayar denda dari pemerintah setempat. Itu pun belum termasuk berbagai tuntutan hukum yang tengah dihadapi VW.

Siksaan yang signifikan bagi VW akibat skandal emisi tersebut adalah kerugian yang mencapai US$ 7,3 miliar. CEO baru VW, Matthias Muller, sempat menyebutkan bahwa jumlah besar tersebut masih awal dari badai lain yang harus mereka hadapi.

Akhir Oktober lalu, laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) atas sejumlah penyimpangan pada produk VW saja sudah menimbulkan kerugian hingga US$ 2,2 miliar. Belum lagi adanya laporan kerugian VW sebesar US$ 13 juta di Brasil.

Dikutip dari Reuters, jika ditotal, estimasi biaya yang harus dikeluarkan VW untuk penyelesaian berbagai faktor sebagai dampak skandal emisi tersebut mencapai US$ 87 miliar.

YOHANES PASKALIS

#Otomotif
#VW | Volkswagen
#Jerman

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi