VW Grup Terimbas Skandal Emisi, Raihan Laba Mengecewakan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Rabu, 1 Juni 2016 23:00 WIB
Volkswagen. AP/Ferdinand Ostrop

TEMPO.COJakarta - Skandal kecurangan hasil emisi gas buang yang melibatkan perusahaan raksasa Jerman, Volkswagen (VW), berimbas terhadap kinerja. VW Group hanya mampu meraih kenaikan laba konsolidasi 3,4 persen pada triwulan pertama 2016. 

VW Group masih mampu meraih pertumbuhan karena ditopang dua merek andalan, yakni Porsche dan Skoda. VW Group mencatat laba usaha yang naik menjadi 3,44 miliar euro pada triwulan pertama 2016 dibanding tahun lalu, yang sebesar 3,33 miliar euro.

Manipulasi perangkat lunak yang dipasang pada produk mereka pada September tahun lalu membuat laba khusus untuk VW anjlok 86 persen. Laba operasional turun menjadi 73 juta euro.

Baca Juga: Akibat Skandal Emisi, Denda Besar Menanti VW dan Mitsubishi 

Anjloknya laba VW bisa tertutupi oleh kinerja merek lain, yakni Porsche dan Skoda, sehingga laba VW Group bisa tumbuh tipis. Porsche mencatat kenaikan laba operasional dari 765 juta euro menjadi 895 juta euro karena pertumbuhan angka penjualan yang cukup tinggi. Margin usaha Porsche tumbuh dari 15,1 menjadi 16,6 persen.

Sedangkan laba operasional Skoda naik lebih dari 30 persen menjadi 315 juta euro dengan kenaikan margin usaha dari 7,6 menjadi 9,3 persen. Raihan Audi kurang menggembirakan dengan laba operasional 1,3 miliar euro atau hampir flat dengan periode sama tahun lalu. Margin usaha Audi turun dari 9,7 menjadi 9 persen. Adapun Bentley mengalami kerugian 54 juta euro dibanding laba pada kuartal yang sama tahun lalu, 49 juta euro.

CEO VW Group Matthias Mueller menyebutkan perusahaan masih mampu meraih hasil yang cukup baik dalam kondisi yang sulit. "Tahun 2016 akan menjadi tahun transisi bagi Volkswagen. Kami akan segera melakukan perbaikan secara fundamental," ucapnya seperti dilansir autonews.com, Rabu, 1 Juni 2016.

Simak: Dampak Skandal, VW dan Audi Batal Rakit Mobil di Indonesia 

Pengamat otomotif asal Frankfurt, Sascha Gommel, menyorot laba VW yang anjlok terjadi karena imbas skandal kecurangan hasil emisi gas buang. Menurut Gommel, perusahaan harus bisa mengembalikan kepercayaan konsumen terhadap merek VW, yang terpengaruh skandal emisi. "Perusahaan harus bisa menjaga harga agar tetap sesuai dengan nilai jual merek VW yang relatif tinggi," ucapnya.  

DANANG FIRMANTO | AUTONEWS.COM

#Otomotif
#VW | Volkswagen

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi