Bermasalah,Enam Produsen Mobil Recall 2,5 Juta Airbag Takata
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Jumat, 3 Juni 2016 02:05 WIB
Seat Belt SRS Airbag produksi Takata Corporation

TEMPO.CO, Jakarta - Enam produsen mobil menyebutkan, saat ini mereka tengah menarik kembali (recall) hampir 2,5 juta unit kendaraan di Amerika Serikat dengan inflator airbag Takata yang cacat. Dokumen penarikan itu beredar dengan persetujuan pemerintah.

Penarikan itu termasuk 1,9 juta mobil vaian sport utility vehicle (SUV) dan truk dari General Motors. Selian itu juga ada penarikan kembali 217 ribu unit Volkswagen AG, 200 ribu unit Mercedes-Benz, 92 ribu unit BMW, 54 ribu unit Jaguar Land Rover, dan 5.100 unit Daimler Vans USA.

Penarikan baru itu datang sehari setelah Ford Motor Co mengumumkan recall  hampir 1,9 juta unit terkait airbag Takata yang bermasalah. Hal serupa juga terjadi pada Ford yang menarik sebanyak 3.500 inflator pada model GT buatan 2005 dan 2006.

Baca Juga: Airbag Bermasalah, Toyota Recall 1,6 Juta Mobil di Amerika

Dengan begitu, hingga kini 15 produsen mobil telah menarik hampir 16,4 juta kendaraan di AS sejak pekan lalu. Hal tersebut berdasarkan keputusan Takata pada Mei kemarin yang menyatakan bahwa sebanyak 35 juta-40juta inflator dengan amonium nitrat rusak hingga 2019.

Adapun 100 juta kendaraan di seluruh dunia dengan infator dari Takata airbag telah ditarik. Ini terkait dengan kecelakaan yang menyebabkan kematian pada 13 orang dan lebih dari 100 luka-luka karena inflator dapat meledak akibat semprotannya yang terlalu kuat sehingga dapat membuat logam pecah dan terpental bak peluru.

Simak: 840 Ribu BMW Ditarik Pulang dari Amerika Serikat, Ada Apa?

Takata Corp mengatakan, pada bulan lalu pihaknya menyewa bank investasi Lazard Ltd guna memimpin restrukturisasi keuangan. Hal ini dimaksud sebagai upaya untuk menyelesaikan biaya yang berasal dari penarikan airbag yang rusak.

Para produsen mobil pun mengakui bahwa inflator merupakan penyebab 11 kematian, 10 kematian berasal dari kendaraan Honda dan satu dari pickup Ford.

AUTONEWS | BAGUS PRASETIYO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi