Bos Nissan Sebut Dampak Akuisisi Mitsubishi untuk Indonesia  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Minggu, 23 Oktober 2016 19:45 WIB
Logo Nissan Motor Co. AP/Itsuo Inouye

TEMPO.CO, Jakarta - Co-CEO Nissan Motor Company Hiroto Saikawa mengatakan akuisisi Mitsubisihi memiliki banyak manfaat untuk bisnis Nissan, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Dia merasa ada banyak peluang dari akuisisi ini.

“Manfaat pertama berasal dari purchasing cost  karena Mitsubishi lebih kompetitif,” kata Saikawa saat conference call dengan sejumlah media dari berbagai negara, Jumat, 21 Oktober 2016.

Saikawa menambahkan, tanpa mengubah spesifikasi apa pun dari produknya, Nissan dapat menikmati manfaat itu. Selain menikmati manfaat purchasing cost itu, Nisan akan menikmati manfaat dari infrastruktur logistik milik Mitsubishi.

Menurut Saikawa, Nissan akan mengeksplorasi ruang lingkup pembangunan dan perubahan spesifik bersama. “Khusus untuk Indonesia, kami mengharapkan Nissan mendapatkan manfaat di sisi produksi dari ekspansi bisnis ke Mitsubishi,” ujarnya.

Baca Juga: Ekonomi Lesu, Target Penjualan Toyota Justru Dinaikkan

Saikawa menjelaskan, dalam aliansi baru dengan Mitsubishi, kedua merk akan memanfaatkan kehadiran dan aset masing-masing untuk memaksimalkan jangkauan, serta daya saing. Namun, di saat yang sama, tetap melindungi merk masing-masing. "Dengan begitu, pemasaran dan penjualan dari kedua produk akan dilakukan secara terpisah, dan kedua merk tetap bersaing di pasar," tuturnya.

Saikawa mengatakan ini adalah struktur dasar dari aliansi ini, termasuk di Nissan dan Renault. “Tidak ada rencana mendirikan dealer yang sama. Kedua merk harus memiliki jaringan sendiri,” ungkapnya.

Mengenai produk bersama, Saikawa menuturkan kalau kedua belah pihak akan berbagi soal best practice di sektor pick up dan kendaraan komersial ringan secara lebih luas. "Kami ingin memaksimalkan sinergi ini, dan melihat ada peluang untuk menghasilkan pendapatan tambahan," katanya.

Simak: Fortuner dan Avanza Dorong Kenaikan Penjualan Toyota

Pendapatan tambahan ini bisa diperoleh melalui pengembangan mobil jenis multi purpose vehicle (MPV) untuk Nissan di Asia Tenggara. “Ini berdasarkan pada platform Mitsubishi,” ucap Saikawa.

DIKO OKTARA

#Otomotif
#Nissan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi