Adu Teknologi Sepeda Motor di IMOS 2016
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Senin, 7 November 2016 07:10 WIB
Motor Kawasaki Ninja 650 yang dipamerkan dalam acara Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 di JCC, Senayan, Jakarta, 2 November 2016. Bobot Kawasaki Ninja 650 berkurang hingga 19 kg dibanding versi lawas yang memiliki berat 209 kg. TEMPO/Fajar Januarta

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah peserta Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 memperkenalkan teknologi terbaru yang berkaitan dengan keselamatan dan efisiensi saat mengendarai sepeda motor. Teknologi mutakhir itu diaplikasikan lewat fitur-fitur canggih pada sistem pengereman, pengendalian, hingga performa mesin.

Bosch, produsen komponen asal Jerman, memamerkan sistem pengereman Antilock Breaking System (ABS) terbaru yakni ABS 10. Fitur ABS versi 10 yang sudah dipakai oleh beberapa sepeda motor bermesin besar diklaim dapat meningkatkan keamanan. Meski begitu, manajemen Bosch menyiapkan ABS versi 10 untuk motor bermesin kecil, seperti cub (bebek) dan skuter otomatok, yang banyak dipakai di Indonesia.

Teknologi lain yang dipamerkan di IMOS 2016 adalah Blue Core dan Variable Valve Actuation (VVA) dari Yamaha. "Blue Core dan VVA adalah jawaban Yamaha atas kebutuhan produk yang berkualitas dan berteknologi tinggi,” kata Asisten General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur.

Yamaha juga memperkenalkan Yamaha Diagnostic Tools (YDT)versi 3 (F1 Ready Advanced), sistem untuk mendiagnosa performa mesin Yamaha yang telah menggunakan system injeksi. Dengan fitur ini, semua history penggunaan mesin terekam melalui sistem online. SistemYDT terbaru sudah terhubung secara online dengan kantor pusat Yamaha Indonesia.

Ada juga fitur Smart Key System (SKS) atau kunci khusus pada varian skuter Yamaha Aerox 155VVA. Dengan SKS,pemilik motor tak perlu lagi memasukkan anak kunci untuk mengunci dan menyalakan motor. Yamaha menyediakan sebuah remote yang berfungsi untuk mengakses alarm. Begitu remote terdeteksi, pemilik bisa membuka kunci setang dan menyalakan motor lewat tuas yang terdapat di bawah setang.

Sedangkan PT Astra Honda Motor (AHM) memamerkan teknologi throttle by wire pada CBR1000RR Fireblade. Teknologi ini menjaga performa tetap optimal di semua putaran mesin. Pada kompresi 13:1, mesin motor ini bisa menghasilkan tenaga 190 daya kuda. Fitur kerselamatan baru lainnya adalah 5-axis Inertial Measurement Unit (IMU) untuk membaca semua gerakan motor, sehingga bisa disematkan teknologi terkini seperti slide control, lift control, bahkan cornering ABS.

FERY F

Berita LainJelang Penutupan IMOS 2016, Pengunjung MembeludakNih, Motor-motor Keren yang Mejeng di IMOS 2016Indonesia Berpeluang Kuasai Produksi Motor SportDipecundangi Hamilton, Peluang Rosberg Juara Tetap Besar

#Sepeda Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi