Pesanan Motor Listrik Gesits Capai 20 Ribu Unit  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
Senin, 7 November 2016 21:11 WIB
Riders dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersiap melakukan uji jalan sepeda motor listrik Gesits Jakarta-Bali di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, 7 November 2016. TEMPO/DENIS RIANTIZA

TEMPO.CO, Jakarta - Motor listrik Garansindo Electric Scooter (Gesits) ternyata mendapat respons positif dari masyarakat. "Respons masyarakat luar biasa," ujar Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Senin, 7 November 2016.

Nasir menyebutkan pemesanan motor listrik Gesits telah mencapai angka 20 ribu unit. Pemesanan tersebut di antaranya dilakukan oleh pemerintah Bali sebanyak 10 ribu unit, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) sebanyak 5.000 unit, dan sisanya dari perusahaan lain.

"Kalau kita lihat prospeknya sangat luar biasa," kata Nasir setelah konferensi pers acara pelepasan uji jalan motor listrik Gesits. Dengan jumlah pemesanan sebanyak 20 ribu unit, perusahaan telah mencapai break event point (BEP) atau balik modal.

Chief Executive Officer (CEO) Garansindo Group Muhammad Al Abdullah mengungkapkan motor listrik Gesits akan dijual dengan harga di bawah Rp 20 juta per unit. Biaya yang dikeluarkan oleh pengguna sepeda motor listrik juga akan lebih hemat 30-50 persen dibandingkan dengan biaya penggunaan motor konvensional.

Motor listrik Gesits akan menggunakan tenaga baterai yang dapat diisi ulang. Dalam satu kali pengisian baterai yang membutuhkan sekitar 1,5-3 jam, motor dapat menempuh jarak hingga 80-100 kilometer dengan kecepatan maksimal 100 kilometer per jam. “Ini setara dengan motor skuter konvensional dengan kapasitas 125 cc,” ujarnya.

Baterainya memiliki keunikan tersendiri, yaitu menggunakan sistem tukar-tambah. Rencananya, baterai akan dapat dijumpai di SPBU atau minimarket yang tersebar di berbagai daerah.

Gesits adalah produk asli karya anak bangsa yang keseluruhan bagiannya dikembangkan oleh anak bangsa. Motor listrik hasil kerja sama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan PT Garansindo ini diklaim akan menjadi produk riset universitas pertama yang akan berhasil menuju hilirisasi atau diproduksi secara massal.

DENIS RIANTIZA | R.R. ARIYANI

#Sepeda Motor
#Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi