Mau Beli Skutik 150cc? Simak Harga per Maret 2017
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Selasa, 14 Maret 2017 07:00 WIB
Yamaha Aerox 155VVA vs Honda Vario eSP 150 cc.

TEMPO.CO, Jakarta - Pertarungan sepeda motor matik kelas 150 cc cukup sengit. Honda tampil dengan jagoannya, Vario 150 cc. Sedangkan Yamaha punya Yamaha Aerox 155 VVA.

Dari sisi harga, Vario memang yang paling dekat dengan Aerox 155VVA. Vario 150 dijual dengan harga Rp 21 jutaan, sedangkan Aerox 155VVA mulai dari Rp 21,95 juta hingga versi paling mahal Rp 26,25 juta.

Baca:Begini Spesifikasi Yamaha Aerox 155VVAHonda Skutik Vario 2017 Berubah pada Bagian Ini

Aerox mulai dipasarkan pada awal tahun ini, sedangkan Vario eSP 150, versi penyegarannya diluncurkan pada 4 Januari 2017. Lalu siapa unggul? Simak komparasi berdasarkan spesifikasi yang dimiliki kedua model tersebut di bawah ini. 

Harga

MotorHarga
Yamaha Aerox 155VVARp 21,95 juta
Yamaha Aerox 155VVA R-VersionRp 23,85 juta
Yamaha Aerox 155VVA S-VersionRp 26,25 juta
Honda Vario eSP Sporty 150Rp 21,175 juta
Honda Vario eSP 150Rp 21,175 juta

Harga berdasarkan situs resmi Yamaha dan Honda.Harga dapat berubah sewaktu-waktu.Harga berlaku on the road DKI Jakarta.

Teknologi Honda Vario eSP 150 dibekali teknologi mutakhir, yakni eSP atau enchanced smart power dan idling stop systems (ISS). Dengan teknologi ini, mesin memiliki daya tahan yang lebih baik dan beroperasi secara efisien serta ramah lingkungan.

Teknologi eSP mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan mengoptimalkan energi yang dihasilkan. Digabungkan dengan teknologi ISS untuk mematikan mesin pada saat yang tidak diperlukan, mesin Vario terbaru diklaim lebih hemat energi 80 persen dibandingkan seri sebelumnya.

Fitur canggih lainnya adalah Answer Back System. Fitur ini menggunakan pengendali jarak jauh (remote) yang terintegrasi dengan kunci (Integrated Answer Back) untuk memberikan kemudahan bagi pengendara ketika mencari motor di lokasi parkir (khusus untuk tipe ISS).

Yamaha Aerox 155VVA dibekali dengan teknologi Variable Vale Actuation (VVA) dan Blue Core. VVA dirancang untuk menciptakan torsi dan tenaga maksimum pada semua putaran mesin. VVA menjaga tenaga dan torsi tetap maksimum, termasuk pada saat di putaran mesin tinggi.

Simak:Yamaha Aerox 155VVA vs Honda Vario eSP 150, Siapa Unggul?New Honda Vario eSP Tampil Lebih Segar di Awal Tahun

Teknologi VVA bekerja pada head cylinder dengan dua jenis cam (low speed cam dan high speed cam). VVA merupakan bagian dari teknologi Blue Core Yamaha yang diklaim memiliki yaitu pembakaran optimal, pendinginan maksimal, dan minim gesekan.

VVA juga mengoptimasi sistem setting injeksi (Fuel Injection/FI) dengan pemetaan 3-dimensi guna mengontrol volume bahan bakar dan timing pengapian berdasarkan rpm dan bukaan gas. Ruang bakar Aerox 155VVA pun diklaim kompak karena punya desain bentuk port dan ruang bakar optimal, yang menjamin pembakaran sempurna.

Sedangkan teknologi Blue Core merupakan inovasi Yamaha untuk menyegarkan mesin baru yang lebih efisien, hemat bahan bakar, namun bertenaga. Teknologi ini mulai dikampanyekan pada Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2014. Yamaha mengklaim, teknologi Blue Core menyempurnakan proses pembakaran. Efisiensi bahan bakar dapat ditekan hingga 50 persen.

Mesin Untuk dapur pacu, Honda Vario 150 cc, 4-tak berpendingin cair dengan teknologi eSP. Mesin ini memiliki torsi maksimum 12,8 Newton meter pada putaran mesin 5 ribu rotasi per menit (rpm). Daya yang dihasilkan mencapai 9,3 kW pada 8.500 rpm.

Yamaha Aerox 155VVA dibekali mesin bensin 155cc SOHC, 4-tak dengan teknologi VVA, lengkap dengan pendingin cairan. Mesin motor ini mampu menghasilkan tenaga 11,0 kW pada 8.000 rpm dengan torsi maksimal 13,8 Nm pada 6.250 rpm. Kapasitas mesin yang lebih besar ini wajar jika membuat Aerox lebih unggul dalam hal tenaga maupun torsi.

FiturHonda Vario eSP 150 selama ini melenggang sendirian di kelas 150 cc. Sebab, Aerox baru diluncurkan pada awal 2017. Sedangkan Vario eSP sudah 3 tahun lebih dijual di Indonesia. Kalaupun dibandingkan, selama ini Varia eSP 150 dihadapkan pada Yamaha Nmax yang memiliki kapasitas mesin 150cc.

Vario eSP 150 memiliki sejumlah keunggulan di dalam kompartemen bodi. Beberapa fitur unggulan itu seperti rak ganda di bagian depan, kotak helm di dalam u-box 18 liter serta ground clearance yang lebih tinggi yakni 135 milimeter. Astra Honda juga membubuhkan garnish atau ornamen metalik di baguan muffler (knalpot, radiator, lampu, dan setang depan. Ada juga lampu baru dual keen headlight dengan penerang light emitting diode (LED) yang hemat energi hingga 80 persen.

Fitur lain yang relatif baru adalah Answer Back Systems. Dengan alat ini, pengemudi tinggal menekan tombol di anak kunci untuk menemukan sepeda motornya di tengah area parkir yang padat. Selain itu, desain panel meter diperbarui dengan menggabungkan sistem digital dan analog, yakni speedometer jarum serta indikator bahan bakar digital.

Bagaimana dengan Yamaha Aerox 155VVA? Jagoan baru yang diluncurkan pembalap MotoGP legendaris dari Italia, Valentino Rossi, ini menggunakan lampu depan dan belakang LED yang lebih terang dan fokus. Speedometerfull digital dengan layar LCD 5,8 inci memberikan informasi lebih jelas dengan Multi Information Display (MID) yang menampilkan indikator VVA, bahan bakar, indikator baterai, odometer, trip meter,average fuel consumption, real time consumption, digital clock, dan rpm meter.

Smart Key System berupa sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyless) akan membuat berkendara semakin praktis dan aman. Apalagi setelah dibenamkan fitur Immobilizer dan Answer Back System yang memudahkan pengendara mencari posisi motor saat parkir. Fitur Electric Power Socket dapat mengisi daya handphone dan gadget pengendara. Motor ini juga memiliki bagasi luas dengan volume 25 liter mampu memuat helm full face ukuran XL.

WAWAN PRIYANTO

#Sepeda Motor
#Yamaha Motor Indonesia

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi