Go! Datsun Raisers Expedition 2 Dimulai  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Senin, 20 Maret 2017 08:19 WIB
Head of Marketing Datsun Indonesia, Christian Gandawinata (kanan) menyerahkan cenderamata kepada pengurus Yayasan Kesenian Sirajuddin dalam Media Gathering Datsun Raisers Expedition 2 di Hotel Aston, Makassar, 19 Maret 2017. Tempo/Jobpie Sugiharto

TEMPO.CO, Makassar - PT Nissan Motor Indonesia memulai hari pertama perhelatan Datsun Raiser Expedition (DRE) 2 di Kota Makassar hari ini, Senin, 20 Maret 2017. Pada Kamis, 23 Maret 2017, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi penutup rangkaian program DRE 2, yang dimulai pada 2016.

“Sulawesi Selatan memiliki segalanya mulai surga tersembunyi hingga tradisi yang masih terjaga selama beberapa abad,” kata Head of Marketing Datsun Indonesia Christian Gandawinata dalam Media Gathering DRE 2 di Hotel Aston, Makassar, Minggu, 19 Maret. “Juga tempat yang sempurna untuk merasakan performa mobil Datsun.”

Baca Juga: Datsun Luncurkan Go Panca Special Version

DRE 2 melibatkan setidaknya 14 mobil Datsun GO dan GO+ Panca untuk raisers dan 27 awak media. Raisers adalah sebutan untuk para pengguna Datsun. DRE 2 bermula dari Nanggroe Aceh Darussalam, Lampung, Jawa Timur (Malang), Jawa Barat (Cirebon), dan berakhir di Sulawesi Selatan. Pada 2015, DRE 1 digelar untuk menguji ketangguhan Datsun dengan mengunjungi 150 kota sejauh 15 ribu kilometer.

Berbeda dengan DRE 1, DRE 2 lebih berfokus pada eksplorasi budaya lokal dan penghargaan terhadap local hero atau tokoh-tokoh daerah yang menginspirasi dan berkarya nyata bagi masyarakat.

DRE 2 di Sulawesi Selatan diawali dengan Datsun Karnaval, pentas budaya, dan aktivitas keluarga pengguna Datsun di Pantai Losari, Makassar, pada Minggu, 19 Maret. Mulai hari ini, DRE 2 menjelajahi sejumlah tempat wisata di Makassar, Maros, sampai Bulukumba, yakni Benteng Fort Rotterdam, Rammang-rammang, Taman Nasional Bantimurung, Tana Beru, dan Pantai Tanjung Bira.

Simak: Nissan Bocorkan Strategi Bisnis 2017

BRE 2 juga melakukan kegiatan sosial dengan membagikan buku kepada para siswa serta menyimak Sinrilik, kesenian tutur Suku Makassar yang di ambang kepunahan. Datsun memilih maestro Sinrilik, almarhum Sirajuddin, yang juga pendiri Sanggar Sirajuddin, sebagai local hero di Makassar.

“Kami berharap seluruh pengalaman ini dapat memberikan inspirasi kepada para raisers agar tergerak melestarikan budaya dan keindahan alam Indonesia,” ujar Christian.

JOBPIE SUGIHARTO

#Otomotif
#Datsun
#Kota Makassar

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi