Pasar Mobil Prancis Naik 7 Persen, PSA Mendominasi
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Minggu, 2 April 2017 16:48 WIB
Peugeot-Citroen
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran mobil baru di Prancis pada bulan lalu tercatat cukup tinggi, yakni sebanyak 226.145 unit. Angka tersebut naik sekitar 7 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dari data asosiasi industri yang dikutip dari Reuters, Minggu 2 April 2017, dari jumlah tersebut PSA Group masih menjadi penguasa dengan membukukan pertumbuhan sebesar 9,6 persen.

Baca Juga: Penjualan Naik, Renault Pimpin Pasar Otomotif Prancis

Adapun rival utama PSA yang juga menjalin aliansi dengan Nissan Motor Co, yakni Renault mengalami pertumbuhan sedikit di bawahnya yakni sebesar 8 persen. Sementara itu, selama periode Januari hingga Maret tahun ini jumlah mobil baru yang terdaftar di negara tersebut mencapai 541.065 unit. Dari jumlah tersebut, angka peningkatan tercatat sebesar 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebelumya penjualan mobil baru di Prancis melonjak 5,1 persen tahun 2016 untuk pertama kalinya melampaui angka dua juta unit sejak 2011.  Berdasarkan keterangan asosiasi produsen otomotif Prancis, CCFA, Minggu, 1 Januari 2017,  2,015 juta unit mobil terjual di negara tersebut, terutama didorong oleh mobil buatan PSA dengan merek Peugeot dan Citroen.

Kedua merek tersebut menguasai 27,7 persen pangsa pasar sedangkan Renault memegang 25,7 persen pangsa pasar. Renault membukukan kenaikan penjualan delapan persen menjadi 518.469 unit, terutama berkat kesuksesan mobil jenis Dacia yang harganya relatif miring.

Baca: Perusahaan Otomotif Cina Akan Bangun Pabrik Mobil di AS Angka penjualan 2 juta unit mobil dianggap sebagai barometer utama kondisi pangsa pasar mobil Prancis. Penjualan mobil di Prancis menembus angka tersebut terakhir kali pada 2011 seusai pemerintah mengucurkan paket stimulus guna mendongkrak industri otomotif setelah permintaan pasar merosot akibat krisis keuangan 2008, demikian dilansir AFP.

BISNIS.COM|ANTARA

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi