Agar Gardan Motor Matik Berumur Panjang  
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Rabu, 5 April 2017 10:41 WIB
Seorang montir mengganti oli sepeda motor di sebuah bengkel di kawasan jalan Patimura, Malang, Jawa Timur, 13 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Gardan pada skuter matik (skutik) memiliki fungsi vital sebagai tempat komponen-komponen transmisi bekerja. Oli atau minyak pelumas berfungsi melindungi komponen-komponen transmisi yang saling bergesekan di dalam boks gardan. Kinerja berat transmisi itu tentu perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemilik motor. Caranya, mengganti oli gardan tepat pada waktunya.

“Jika terlambat ganti oli gardan bisa fatal akibatnya. Motor akan macet dan tidak bisa jalan,” kata Sunaryo, pemilik bengkel Sumber Jaya Motor di Sanur, Denpasar, Bali, pertengahan Maret 2017.

Menurut Sunaryo, ciri-ciri gardan yang mulai rusak dapat dikenali dengan suara berisik dari boks gardan. Komponen-komponen transmisi di dalam boks gardan saling bergesekan tanpa pelindung minyak pelumas. Jika dibiarkan, kondisi itu akan membuat komponen-komponen tersebut saling mengunci. “Ya, ngunci, macet, karena pelumasnya habis atau sudah harus diganti. Gardan harus dibongkar,” ujarnya.

Baca: Telat Ganti Oli Motor Ada Batas Toleransinya Ini Akibatnya Jika Malas Ganti Oli Mesin Sepeda Motor

Jika sudah macet, kata Sunaryo, sepeda motor terpaksa harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Tentu gardan harus dibongkar dengan estimasi biaya sekitar Rp 800 ribu. “Padahal ganti oli gardan itu murah. Tidak lebih dari Rp 40 ribu setiap ganti oli,” katanya.

Jadi kapan waktu yang tepat mengganti oli gardan? Menurut Sunaryo, pabrikan sebetulnya sudah memberikan petunjuk soal waktu penggantian oli gardan. Instruksinya ada di buku manual setiap sepeda motor. Idealnya, dia melanjutkan, oli gardan diganti setiap 4.500 kilometer. “Cara paling mudah mengingatnya adalah per tiga kali ganti oli mesin sebaiknya diikuti dengan ganti oli gardan,” tuturnya.

Simak: Siang Ini New MINI Countryman Diluncurkan Pasar Mobil Penumpang Jerman Mulai Hangat di Sekitar Konsumen

Sunaryo juga mengingatkan pemilik skutik berhati-hati saat melintasi jalanan dengan genangan air yang cukup tinggi dan merendam gardan. Sebab, mungkin air dapat masuk ke gardan dan menyebabkan kerusakan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya langsung saja motor dibawa ke bengkel terdekat dan ganti oli gardan. Kalau tercampur air, bisa menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi di dalam gardan,” ujarnya. Biaya kuras oli gardan bercampur air juga terbilang murah. Di bengkel miliknya, Sunaryo mematok harga Rp 125-150 ribu, tergantung jenis skutik.

WAWAN PRIYANTO

#Sepeda Motor

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi