Tip Merawat Radiator agar Mesin Mobil Tak Cepat Panas
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Sabtu, 3 Juni 2017 11:19 WIB

TEMPO.CO, Jakarta – Salah satu komponen penting yang ada dalam mobil adalah radiator. Secara garis besar, fungsi radiator adalah untuk mendinginkan mesin. Caranya, panas mesin akan diserap oleh radiator coolant yang bersirkulasi.

Baca: Transmisi Bermasalah, 7.000 Konsumen Fiesta Tuntut Ford Melihat fungsinya itu, fungsi radiator tentu sangat penting terutama ketika melakukan perjalanan jauh, seperti mudik nanti. Karenanya, radiator harus senantiasa dirawat agar performanya tetap maksimal.

Mengutip dari situs daihatsu.co.id, Ada lima hal yang harus diperhatikan agar kondisi radiator tetap seperti baru. Kelimanya adalah bagian luar, bagian dalam, selang, tutup, dan pompa oli.

Pertama, bagian luar radiator haruslah dijaga kebersihannya. Perhatikanlah kisi-kisi radiator. Jangan sampai ia dipenuhi kotoran karena jika itu terjadi, alur angin dapat terhambat dan pada akhirnya proses pendinginan tidak maksimal.

Kedua, bagian dalam. Usahakan agar bagian ini tidak mengalami pengaratan. Sebaiknya selalu membersihkannya dengan melakukan pengurasan air minimal satu tahun sekali. Ini semakin penting terutama pada mobil-mobil tua.

Ketiga, bagian selang. Daya tahan penghubung utama antara mesin dan radiator ini akan terus menurun. Baiknya selang langsung diganti jika ada tanda kebocoran.

Keempat bagian tutup. Pastikan bagian ini dalam kondisi baik dengan cara memperhatikan pegas dan karet penyekatnya. Jika ini sudah rusak, temperatur mobil bisa cepat meningkat dan terlalu panas.

Baca: Agustus 2017, Suzuki Jimny Mengaspal di Indonesia Terakhir adalah pompa oli. Sebagaimana bagian lain, pompa oli yang tersumbat oleh kotoran kemungkinan besar bakal membuat suhu mesin mobil lebih cepat panas.

GRANDY AJI | SETIAWAN ADIWIJAYA


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi