Pesaing CBR 250RR Buatan Triumph Batal Dirilis, Ini Penyebabnya
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Sabtu, 2 September 2017 16:27 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Triumph, Pabrikan asal Inggris, telah meluncurkan sketsa Daytona 250 di EICMA Motor Show 2013 sebagai penantang motor sport buatan pabrikan Jepang seperti Honda CBR 250RR, Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250R. Saat itu, Triumph menargetkan bahwa Daytona 250 akan melakukan debut globalnya pada 2015.

Namun, setelah adanya kemitraan Triumph dengan Bajaj yang akan menyasar segmen sepeda motor kelas menengah 400cc-800cc imbasnya proyek Daytona 250 dihentikan. Kemitraan dua pabrikan tersebut telah dilakukan baru-baru ini.

Baca: Seperti Apa Performa All New Honda CBR 250RR?

Dalam sebuah wawancara dengan media, S Ravikumar, Presiden Pengembangan Bisnis Bajaj Auto, mengatakan sepeda motor baru akan menggabungkan warisan ikon Triumph dengan mesin efisien Bajaj, sehingga menciptakan produk unik yang selama ini belum pernah dibuat keduanya. "Saat produk diluncurkan, Bajaj akan membuat jaringan sepadan dengan volume yang direncanakan," katanya.

Dia menyebut proyek baru ini akan memakan waktu setidaknya 2-3 tahun hingga motor diluncurkan di pasar India maupun global. Bajaj, sementara itu, memiliki kemitraan dengan KTM dan Husqvarna. Ravikumar menyatakan kerjasama dengan Triumph tidak akan ada tumpang tindih dengan pabrikan lain.

Baca: Luncurkan CBR250RR, Honda Berhenti Produksi Sang 'Kakak' 

Daytona 250 sempat wira-wiri diuji coba di Spanyol pada Desember 2013. Berdasarkan pantauan media Eropa, Daytona 250 menggunakan mesin satu silinder berpendingin cairan. Tampilannya ada dua versi yaitu telanjang mirip Triumph Speed Triple 1050R dan menggunakan fairing. Daytona 250 rencananya akan diproduksi di Narsapur, Karanataka.

Rencana pembatalan proyek Daytona 250 juga dibenarkan oleh Paul Stroud, Chief Commercial Officer di Triumph. "Sepeda motor yang sedang kita kembangkan akan jauh lebih mid-capacity," kata Paul seperti dikutip motorcyclenews.com.

IBTIMES | MOTORBEAM | VISORDOWN | EKO ARI


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi