Motul: Minyak Pelumas Premium Diburu Konsumen
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 15 September 2017 16:09 WIB
Booth minyak pelumas Motul di GIIAS 2017. Dok. Motul.

TEMPO.CO, Jakarta - Business Development Manager Motul Indonesia Johan Wijaya mengatakan bahwa konsumen minyak pelumas, baik sepeda motor maupun mobil, saat ini telah memahami pentingnya merawat kendaraan mereka dengan minyak pelumas premium.

“Mereka percaya dengan menggunakan oli mesin berkualitas dapat menjaga performa mesin bermotor mereka tetap stabil,” kata Johan dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 15 September 2017.

Baca: Total Oil Beberkan Kelebihan Pelumas Baru QUARTZ 9000 Future GF5

Menurut Johan, antusiasme pemilik kendaraan memilih pelumas premium itu terlihat dari pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar di ICE, BSD City, Tangerang, pada pertengahan Agustus 2017. Ketika itu, kata dia, Motul yang membuka booth dikunjungi sekitar 150 hingga 250 orang per hari. “Mereka konsumen pelumas roda dua dan roda empat. Cukup ramai,” ujarnya.

Di pameran otomotif tahunan itu, lanjut Johan, Motul memamerkan seluruh produknya untuk berbagai segmen kendaraan roda dua, roda empat dan juga “heavy duty”. Motul juga menyediakan pelumas sintetik plus Ester untuk sepeda motor yakni 7100, pelumas sintetik Mobil H-Tech, serta Tekma Mega-X dengan teknologi Technosynthese untuk heavy duty.

Simak: Pabrik Baru Federal Oil Mampu Produksi 100 Juta Liter per Tahun

Di Indonesia, persaingan bisnis minyak pelumas cukup ketat. Penjualan sepeda motor dan mobil yang mencapai angka 5-6 juta dan 1,1 juta per tahun membuka peluang pemain pelumas untuk memasarkan produknya.

Selain Motul, sejumlah nama besar produsen memenuhi bengkel serta gerai penjual minyak pelumas. Sebut saja Federal Oil, Pertamina, Mobil 1, Castrol, Agip, Idemitsu, Shell, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan data yang disampaikan PT Federal Karyatama, produsen minyak pelumas Federal Oil dan Federal Mobil, jumlah sepeda motor dalam 10 tahun berjalan mencapai angka sekitar 80 juta unit di seluruh Indonesia. Angka ini diperkirakan naik sekitar 3-4 persen per tahun. 

"Pangsa pasar kami saat ini sekitar 20 persen, dan kami optimistis akan meningkat setiap tahun," kata Patrick Adhiatmadja, Presiden Direktur PT Federal Karyatama, di sela-sela kegiatan Federal Academy di Harris Hotel & Convention Denpasar, Bali, Rabu petang, 15 Maret 2017.

Pada 24 Agustus lalu, Federal Oil membuka pabrik baru di Cilegon. Pembangunan pabrik minyak pelumas baru ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kenaikan pasar minyak pelumas yang diperkirakan meningkat 3-4 persen per tahun. 

WAWAN PRIYANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi