Isuzu Targetkan Pangsa Pasar 15 Persen, Ini Andalannya
Reporter: Bisnis.com
Editor: Eko Ari Wibowo
Jumat, 12 April 2019 08:35 WIB

GOOTO.COM, Jakarta -PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menargetkan pangsa pasar truk hingga 15 persen pada tahun ini. Pasalnya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia memprediksi kendaraan komersial akan tumbuh seiring pertumbuhan infrastruktur dan membaiknya harga komoditas.

Baca: BMW X5 Rakitan Lokal Resmi Meluncur, Harga Nyaris Rp 1,5 Miliar

Wakil Presiden Direktur IAMI Keiji Takeda mengatakan bahwa di berbagai negara, seperti Jepang, Filipina, Thailand, dan Australia, Isuzu menempati urutan teratas dalam penjualan kendaraan. Menurutnya, hal yang sama bisa terjadi di Indonesia mengingat pangsa pasar yang terus membesar.

“Kenapa di Indonesia tidak? Padahal, dari segi produk dan semuanya sudah oke. Namun, saya yakin bisa [memimpin pasar]. Jangka waktunya berbeda-beda tergantung pada tipenya,” ujarnya saat ditemui di sela-sela ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2019 baru-baru ini.

Dia menilai truk Giga dapat menjadi pilihan utama konsumen karena tangguh dan hemat bahan bakar karena bisa menggunakan bahan bakar disel jenis apa saja. Truk ini juga unggul dalam penggunaan mesin common rail untuk memenuhi standar emisi gas buang Euro 4 yang akan diwajibkan pemerintah mulai 2021. “Giga sudah menggunakan mesin itu sejak 2010,” ujarnya.

Saat ini pangsa pasar truk Isuzu secara nasional sebesar 13 persen. Keiji optimistis, hingga akhir tahun, akan meningkat hingga 15 persen. Untuk mencapainya, Isuzu mengandalkan produk Giga dengan delapan varian untuk kendaraan dengan total berat (Gross Vehicle Weight/GVW) 10-24 ton.

Baca: Pengganti Mitsubishi Outlander Lebih Garang daripada Pajero Sport

Tahun lalu, penjualan model ini (GVW 10-24 ton) mencapai sebanyak 1.563 unit. Adapun empat varian Giga untuk kendaraan GVW di atas 24 ton, berhasil terjual hingga 1.563 unit.

Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara meyakini penjualan kendaraan komersial akan tumbuh di tahun ini, sama seperti tahun lalu yang naik sekitar 28% dari periode sebelumnya.

“Ada sinyal kuat akan tumbuh di tahun 2019, terutama penjualan di segmen kendaraan niaga atau komersial walau belum diimbangi segmen kendaraan penumpang,” ujarnya.

BISNIS


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi