Ini Waktu Ideal Penggantian Minyak Rem Agar Tidak Blong
Reporter: Gooto.com
Editor: Eko Ari Wibowo
Minggu, 15 September 2019 10:12 WIB
Ilustrasi rem cakram sepeda motor. Januari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

GOOTO.COM, JakartaRem blong menjadi penyebab kasus kecelakaan Tol Cipularang yang menelan korban jiwa. Sehingga melakukan pengecekan berkala pada sistem pengereman maupun perangkat lainnya wajib dilakukan. Tak hanya mobil, sepeda motor juga memerlukan perawatan serupa.

Selain kampas rem, minyak rem menjadi salah satu poin yang perlu diperhatikan. Seperti dikutip dari laman suzuki, pemeriksaan minyak rem minimal tiga bulan sekali. Hal ini disebabkan pelumas seperti minyak rem memiliki masa pakai. Yang dianjurkan, minyak rem harus diganti tiap 25.000 kilometer.

Namun ingat, ada beberapa faktor yang bisa membuat minyak rem rusak bisa lebih cepat rusak dan harus segera diganti. Dalam kondisi apa minyak rem harus segera diganti walau belum mencapai 25.000 kilometer? Minyak rem sebaiknya segera diganti saat warna minyak rem sudah menjadi lebih pekat dan ada bau yang kurang sedap.

Ada beberapa faktor penyebab minyak rem menjadi cepat rusak dan beberapa sebenarnya adalah kebiasaan sepele yang kerap dilakukan oleh para pengendara motor. Diantaranya, gaya mengendara yang selalu atau terlalu sering menekan tuas rem. Kebiasaan ini menyebabkan minyak rem gampang panas dan merusak kinerjanya.

Kemudian, tidak menggunakan minyak rem sesuai standar di motor, seperti DOT 3, DOT 4 dan lainnya. Padahal selalu memakai minyak rem sesuai dengan spesifikasi pabrikan sangat dianjurkan karena jika tidak bisa menyebabkan rem blong. Faktor terakhir, kondisi master rem yang mulai menurun. Jika seal master rem sudah rusak, kikisan tersebut berisiko bercampur dengan minyak rem. Jika sudah bercampur minyak rem akan rusak. Solusinya, harus dikuras terlebih dahulu dan ganti seal master rem tersebut.

Beberapa faktor tersebut bisa menjadi penyebab minyak rem menjadi cepat rusak.

#Minyak Rem
#Rem Blong

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi