Tesla Naikkan Harga Mobil Listriknya di Pasar Amerika Serikat
Reporter: Non Koresponden
Editor: Rafif Rahedian
Senin, 25 Oktober 2021 18:30 WIB
Logo Tesla. Istimewa
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JAKARTA — Tesla telah mengumumkan kenaikan harga untuk keseluruhan model mobil listrik di pasar Amerika Serikat. Itu terjadi karena diduga karena kenaikan biaya bahan baku dan biaya input lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Varian populer Tesla Standard Range Plus dari sedan kompak Model 3 dikabarkan telah mengalami kenaikan harga. Menurut laporan Hindustan Times, setidaknya kenaikan harganya mencapai lima persen atau sebesar $2.000 (Rp 28,3 juta).

Kenaikan harga mobil ini nyatanya bukan pertama kali bagi Tesla. Mengingat, ada Desember 2020 lalu, produsen ternama mobil listrik ini telah menaikkan harga Model 3 SR+ hampir 21 persen atau $7.500 (Rp 106,3 juta).

Kenaikan hingga 5,6 persen juga terjadi pada varian EV lainnya seperti Tesla Model Y Long Range AWD, Model S Long Range AWD dan Model X Long Range AWD.

Selain itu, Tesla Model Y Long Range EV telah mengalami beberapa kenaikan harga pada tahun 2021, di mana antara Januari-Juli peningkatan harganya mencapai enam kali lipat.

Terlepas dari itu, perusahaan kendaraan EV berbasis Amerika Serikat ini juga turut mengumumkan beberapa model yang akan mengalami masa produksi yang lebih lama. Itu tak terlepas dari kurangnya pasokan suku cadang hingga semikonduktor secara global. 

Konsumen nantinya harus menunggu hingga satu tahun untuk bisa mendapatkan mobil listrik Model 3 SR+. Tesla baru akan bisa mengirimkan unitnya kepada calon pembeli pada September 2022 mendatang. 

Baca: MG Bakal Perkenalkan 3 Mobil Baru di GIIAS 2021, Ada Mobil Listrik?

HEDWIGE | HINDUSTAN TIMES

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-installaplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi