MINI Countryman Mobil Listrik Pertama Dibuat di Jerman
Reporter: Gooto.com
Editor: Kusnadi Chahyono
Jumat, 7 April 2023 18:36 WIB
Perihal dimensinya, ada tambahan 13 cm berbanding pendahulunya menjadi 4.429 mm. Tinggi mobil juga bertambah 6 cm menjadi 1.613 mm, berikan kelegaan di ruang kepala. (Foto: MINI)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaMINI Countryman tengah digodok untuk segera diproduksi bulan November 2023 untuk pertama kali idi fasilitas BMW Group Plant Leipzig. Mobil dengan lima pintu dan interior fungsional ini sedianya masuk dalam jajaran kendaraan tanpa emisi gas buang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun MINI Countryman akan ada pilihan gerak empat roda, menjadi rekan petualang yang bertenaga. Namun tetap memberikan keamanan dan kenyamanan berkendara ketika melesat di lintasan balap.

Generasi pertama MINI Countryman terbilang langsung sukses bagi MINI ketika tahun 2010 memperluas pilihan keluarga termasuk sebagai SUV dengan gerak empat roda, lima pintu, dan untuk kali pertama untuk model MINI adalah dimensinya lebih dari empat meter.

Di generasi pertama, dari bagasi standar 370 liter bisa menjadi 1.170 liter berkat jok penumpang belakang bisa digeser lipat. Tahun 2017, MINI Countryman yakni pilihan MINI Cooper SE Countryman ALL4 menjadi yang pertama terapkan teknologi plug-in hybrid, ada tambahan tenaga 88 hp dari motor listrik yang menggerakkan roda belakang.

Kapasitas baterainya 64,7 kWh, estimasi jrak tempuh untuk sekali pengisian penuh 450 km. Sehingga MINI Countryman tetap bisa diandalkan di dalam kota dan juga perjalanan jauh. (Foto: MINI)

Generasi terbaru kali ini akan menjadi MINI postur terbesar andalkan listrik murni sebagai sumber tenaga sehingga tak ber emisi gas buang. MINI Countryman E suguhkan tenaga 140 kW atau setara 191 hp. 

Sedangkan untuk pilihan MINI Countryman SE ALL4 menjadi yang pertama mobil listrik berpenggerak empat roda di keluarga MINI. Dua motor penggerak yang masing-masing bertugas untuk roda depan dan belakang, punya total tenaga 313 hp, termasuk ada tambahan boost.

Kapasitas baterainya 64,7 kWh, estimasi jarak tempuh untuk sekali pengisian penuh 450 km. Sehingga MINI Countryman tetap bisa diandalkan di dalam kota dan juga perjalanan jauh.

Perihal dimensinya, ada tambahan 13 cm berbanding pendahulunya menjadi 4.429 mm. Tinggi mobil juga bertambah 6 cm menjadi 1.613 mm, berikan kelegaan di ruang kepala.

Perhatian MINI tak sekadar emisi gas buang yang dihasilkan dari kendaraannya, tetapi juga dalam pembuatan komponennya. Seperti penggunaan aluminium daur ulang untuk pelek mencapai 70 persen. Sehingga proses CO2 bisa ditekan signifikan berbanding proses manufaktur konvensional.

Permukaan dasbor, lingkar kemudi, plafon, lantai dan karpet terbuat dari polyester daur ulang, diambil dari botol standar PET dan sisa karpet. Berkat penggunaan material ini dengan mempertahankan kualitas tinggi, warna, dan kenyamanan bisa menekan 85 persen karbon produksi untuk generasi terbaru MINI.

MINI Countryman EV andal juga di sirkuit. (Foto: MINI)

Strategi energi terbarukan juga digunakan oleh fasilitas BMW Group di Leipzig sebagai “green plant”, berupa empat turbin udara dengan tinggi 190 meter. Bisa sebagai pembangkit listrik bertenaga hingga 20 GWh dari tenaga angin tiap tahun.

Battery Farm terdiri dari 700 baterai bekas BMW i3 yang masih bisa menyimpan energi yang dihasilkan dari turbin angin. Menyimpan energi di sini, manajemen listrik lokal bisa dioptimalkan sehingga listrik bisa lebih stabil.

BMW Group juga tengah memperluas kapasitas produksi on-site e-component hingga delapan jalur produksi pada tahun 2024, termasuk tambahan investasi hingga 800 juta euro. Menekan kadar karbon gas buang mengganti bahan bakar fosil dengan hidrogen menjadi bagian fokus salah satu paling modern dan fasilitas produksi otomotif perhatian terhadap keberlanjutan menekan emisi gas buang di dunia.

Pilihan Editor: Jeep Wrangler Lansiran 2024 Banyak Fitur Baru

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi