Industri Mobil Listrik Cina Tumbuh Pesat, Pemerintah Cina: Masih Ada Tantangan
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Senin, 18 Maret 2024 16:00 WIB
Penampakan mobil listrik Xiaomi SU7 saat peluncurannya di Beijing, Cina, 28 Desember 2023. Xiaomi SU7 akan mulai dijual di Cina pada 2024. Harganya belum diumumkan, tetapi diperkirakan akan berada dikisaran 300.000 yuan atau sekitar Rp650 jutaan. REUTERS/Florence Lo
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Dalam acara China Electric Vehicle People Forum (EV100) 2024 pekan lalu, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina, Shan Zhongde menguraikan bagaimana Tiongkok telah mencapai prestasi luar biasa di bidang kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Namun, dia menyebut masih banyak kesulitan dan tantangan yang dihadapi industri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir laman CarNewsChina pada hari ini, Senin, 18 Maret 2024, dalam presentasinya, Shan Zhongde mengatakan bahwa upaya dalam negeri diperlukan untuk memperkuat pengembangan chip otomotif dan perangkat lunak dasar, serta terus meningkat kemampuan beradaptasi, keselamatan, dan kenyamanan pengisian daya.

"Peluang untuk pengembangan industri kendaraan energi baru lebih besar daripada tantangannya, dan kondisi yang menguntungkan lebih besar daripada faktor-faktor yang tidak menguntungkan, sehingga memenuhi masa depan industri dengan penuh keyakinan," ucap Shan Zhongde.

Shan Zhongde menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi antar departemen, meningkatkan langkah-langkah kebijakan, dan meningkatkan pengembangan inovasi, daya saing sistem, dan kemampuan kerjasama terbuka. Langkah ini bertujuan mempercepat pengembangan kendaraan energi baru yang cerdas dan terhubung sebagai kekuatan produktif baru dari empat aspek untuk memberdayakan pengembangan industri kendaraan energi baru.

"Pertama, mereka akan mematuhi pembangunan yang didorong oleh inovasi. Mereka akan memperkuat peran teknologi terdepan perusahaan dalam inovasi ilmiah dan teknologi, meningkatkan pengumpulan bakat, dan mendukung perusahaan-perusahaan terkemuka dalam rantai pasokan untuk membangun sistem inovatif yang mengoordinasikan penelitian teknologi, dukungan platform, dan aplikasi demonstrasi," ucap Shan Zhongde menjelaskan.

"Berbagai upaya akan dilakukan untuk mengatasi kelemahan, memperluas keunggulan, membentuk kekuatan baru, mempercepat penelitian teknologi dan industrialisasi baterai listrik generasi mendatang, chip otomotif, sistem operasi, dan kendaraan otonom, serta meningkatkan ketahanan dan daya saing industri dan rantai pasokan," katanya menambahkan.

Langkah kedua, Pemerintah Cina akan memperbaiki sistem kebijakan dan terus mengoptimalkan struktur dan ekologi industri. Tujuannya adalah semakin memperkuat perencanaan industri dan panduan investasi, membatasi investasi buta dan konstruksi yang berlebihan, serta mempercepat penerapan peraturan mengenai manajemen akses untuk produksi kendaraan listrik.

"Proyek percontohan untuk manajemen kelompok akan dimulai untuk mendukung perusahaan terkemuka dalam meningkatkan kualitas, mengurangi biaya, merger dan reorganisasi, dan selanjutnya meningkatkan konsentrasi industri," ujar Shan Zhongde.

Langkah ketiga, pemerintah akan meningkatkan upaya promosi dan memperdalam integrasi dan inovasi lintas domain. Mereka akan mempelajari dan merumuskan kebijakan pendukung untuk pertukaran kendaraan lama dengan yang baru, pembangunan infrastruktur pengisian dan pertukaran, serta melakukan kegiatan seperti elektrifikasi kendaraan energi baru di daerah pedesaan dan elektrifikasi kendaraan secara komprehensif di tempat umum.

"Standar kualitas dan keselamatan produk akan lebih ditingkatkan, upaya aktif akan dilakukan untuk memperluas konsumsi kendaraan energi baru yang cerdas dan terhubung, proyek percontohan untuk akses terhadap kendaraan cerdas dan terhubung serta integrasi kendaraan-ke-jalan-cloud akan dilakukan, dan pembangunan persepsi pinggir jalan dan infrastruktur yang dikendalikan cloud untuk kendaraan berjejaring akan dipercepat," katanya.

Langkah terakhir adalah pemerintah akan mematuhi kerja sama internasional untuk membantu membangun sistem industri modern melalui keterbukaan tingkat tinggi. Mereka akan memandu aliansi internasional perusahaan otomotif, membangun platform layanan teknologi dan kebijakan pihak ketiga untuk penggunaan domestik dan internasional.

Pemerintah juga akan menyambut baik peningkatan investasi dan kerja sama teknologi di industri otomotif dari perusahaan-perusahaan Tiongkok di seluruh dunia, berbagai peluang pengembangan, dan berkreasi dengan harapan menciptakan masa depan yang lebih baik bersama-sama.

DICKY KURNIAWAN | CARNEWSCHINA 

Pilihan Editor: Mobil Cina Dianggap Ancam Industri Otomotif Uni Eropa

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi