Kelebihan dan Kekurangan Toyota Fortuner, Gagah Tapi Boros BBM?
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Senin, 25 Maret 2024 18:00 WIB
New Toyota Fortuner 2022. TEMPO/Wawan Priyanto
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Toyota Fortuner menjadi salah satu model Sport Utility Vehicle (SUV) yang bisa menjadi pilihan konsumen di Indonesia. Berbekal tampilan yang gagah dan tenaga mumpuni, tak sedikit konsumen yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk bisa membawa pulang SUV ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir laman resmi Toyota Indonesia hari ini, Senin, 25 Maret 2024, saat ini Toyota Fortuner dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 560 jutaan sampai dengan Rp Rp 730 jutaan. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) DKI Jakarta per 1 Maret 2024.

Kendati demikian, sebelum membeli Toyota Fortuner, konsumen perlu memperhatikan beberapa kelebihan dan kekurangan dari SUV gambot ini. Pertimbangan kelebihan dan kekurangannya bisa dilihat dari performa yang ditawarkan, fitur-fitur yang disematkan, hingga harga jualnya.

Berikut Gooto berikan 5 kekurangan dan kelebihan dari Toyota Fortuner.

Kelebihan Toyota Fortuner

1. Desain Eksterior Gagah

Toyota Fortuner menjadi salah satu SUV yang punya tampilan dan perawakan gambot dan tangguh. Terlebih, Fortuner menggunakan sasis ladder frame yang terkenal memiliki konstruksi yang kuat dan fleksibel, serta ground clearance yang tinggi.

2. Bisa Tampung Banyak Penumpang

Fortuner memiliki kabin yang cukup luas dan nyaman, serta bisa menampung hingga tujuh penumpang. Ini menjadi Fortuner sebagai salah satu pilihan mobil keluarga, terlebih konsumen Indonesia biasanya banyak mencari pilihan mobil keluarga untuk bepergian.

3. Tenaga Mesin Kuat

Toyota Fortuner dibekali mesin diesel 2.755cc 1GD FTV 4 silinder segaris, 4 katup, DOHC, VNT Intercooler. yang menghasilkan tenaga 203,9 PS dan torsi 499 Nm. Selain itu, ada juga opsi mesin bensin 2TR-FE 4 silinder segaris berkubikasi 2.694 cc, yang menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 242 Nm.

4. Cocok Libas Medan Off-Road

Toyota Fortuner dibekali penggerak 4X4 pada beberapa tipenya. Dengan sistem penggerak ini, Fortuner tidak hanya enak untuk digunakan di jalan raya, tetapi juga bisa diajak off-road, dengan medan yang tidak terlalu ekstrem.

5. Fitur Hiburan Canggih

Toyota Fortuner dibekali layar infotainment berukuran 9 inci yang sudah terintegrasi dengan smartphone untuk memudahkan pemilik kendaraan. Pada tipe 4X2 terdapat fitur Near Field Communication (NFC) untuk cek saldo uang elektronik dan di tipe 4X4 terdapat fitur wireless charging.

Kekurangan Toyota Fortuner

1. Konsumsi BBM

Dengan ukuran yang besar dan bobot berat, tentunya dapat membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih banyak dibandingkan mobil MPV atau sedan. Apalagi jika SUV ini diisi dengan muatan yang banyak dan dipacu dengan kecepatan tinggi, jelas akan menyedot penggunaan BBM yang lebih besar.

2. Cuma Ada Transmisi Otomatis

Salah satu kekurangan dari Toyota Fortuner adalah tidak tersedianya pilihan transmisi manual. Hanya ada transmisi otomatis 6 kecepatan dengan Sport Sequential Switchmatic.

3. Belum Dilengkapi Toyota Safety Sense

Toyota Fortuner ini belum dilengkapi dengan teknologi bantuan pengemudi Toyota Safety Sense (TSS). Padahal, di beberapa model lain Toyota, TSS ini sudah menjadi piranti standar.

Kendati demikian, Fortuner telah dilengkapi fitur keselamatan seperti 7 SRS Airbags, Hill Start Assist (HSA), Downhill Start Assist Control (DAC), Emergency Brake Signal (EBS), Trailer Sway Control, Traction Control (TRC), serta Vehicle Stability Control (VSC).

4. Belum Ada Sunroof

Toyota Fortuner belum dilengkapi sunroof di semua modelnya. Padahal, keberadaan sunroof ini dapat menjadi daya tarik konsumen di Indonesia terhadap SUV tangguh ini.

Apalagi, saat Fortuner diajak ke daerah dengan pemandangan alam yang indah, sunroof ini dapat memberikan visibilitas bagi penumpang untuk melihat ke bagian atas.

5. Radius Putar Besar

Memiliki dimensi yang besar membuat Toyota Fortuner ini mempunyai radius putar yang besar. Sehingga, untuk putar balik di putaran balik yang tidak terlalu lebar, tidak bisa hanya sekali belok, kecuali mengambil jarak putar yang cukup jauh.

Pilihan Editor: Alasan Mobil Double Cabin Toyota Masih Belum Produksi Lokal

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi