Simak 5 Dampak Gonta-Ganti Merek Oli Mobil, Garansi Bisa Hangus
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Kamis, 23 Mei 2024 06:09 WIB
Ilustrasi mengganti pelumas mesin mobil. (MMKSI)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Mengganti merek oli mobil bisa berdampak besar bagi kinerja dan umur mesin kendaraan. Banyak pemilik mobil yang kurang menyadari bahwa setiap merek oli memiliki formulasi kimia yang unik dan spesifikasi yang berbeda.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir laman Auto2000 hari ini, Rabu, 22 Mei 2024, mengganti merek oli mobil dapat menimbulkan berbagai efek pada kinerja mesin dan pengalaman berkendara. Sebelum memutuskan untuk beralih ke merek oli lain, penting untuk memahami efek-efek potensial yang bisa terjadi.

Berikut dampak gonta-ganti merek oli mobil:

1. Performa Mesin Bisa Menurun

Setiap merek oli memiliki formulasi kimia yang berbeda, yang bisa memengaruhi performa mesin secara signifikan apabila sering gonta-ganti merek oli. 

Beberapa oli mungkin memiliki aditif yang lebih baik dalam mengurangi gesekan atau mencegah penumpukan karbon yang dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan tenaga mesin. Sebaliknya, jika oli baru tidak cocok dengan spesifikasi mesin, performa bisa menurun dan menyebabkan mesin lebih cepat panas atau berisik.

2. Kesesuaian dengan Spesifikasi Mesin

Tidak semua oli cocok untuk berbagai jenis mesin. Setiap mesin dirancang dengan spesifikasi oli tertentu yang harus diikuti. Mengganti merek oli tanpa memastikan kecocokan dengan spesifikasi mesin bisa berakibat fatal.

Misalnya, penggunaan oli dengan viskositas yang tidak sesuai dapat menyebabkan oli tidak mengalir dengan baik di dalam mesin. Sehingga tidak mampu melumasi komponen secara efektif dan menyebabkan keausan atau kerusakan.

3. Garansi Kendaraan Bisa Hangus

Mengganti merek oli yang tidak direkomendasikan oleh pabrikan bisa menyebabkan klaim garansi ditolak jika terjadi kerusakan mesin. Pabrikan biasanya merekomendasikan merek dan jenis oli tertentu yang telah diuji dan terbukti cocok untuk mobil.

4. Durasi Penggantian Oli

Setiap merek oli memiliki interval penggantian yang berbeda, misalnya oli sintetis yang umumnya memiliki interval penggatian yang lebih alam dibandingkan oli mineral. Gonta-ganti merek oli bisa mengubah jadwal penggantian oli seperti biasanya. Penting untuk mengetahui dan mengikuti rekomendasi interval penggantian dari merek oli baru.

5. Penyesuaian Biaya Pemeliharaan

Merek oli yang berbeda bisa memiliki harga yang bervariasi. Mengganti merek oli berarti ada penyesuaian anggaran untuk pemeliharaan rutin. Penting untuk mempertimbangkan biaya ini dalam jangka panjang.

Pilihan Editor: Rasanya Menjajal Tank 500, Mobil Hybrid GWM Seharga Rp 1,19 Miliar

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi