Wah.. Suzuki, Daihatsu, dan Nissan Juga Tarik Produknya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 28 Februari 2010 16:41 WIB
Suzuki Every dan Mazda Scrum

TEMPO Interaktif, Tokyo:Setelah gonjang-ganjing penarikan produk Toyota dan beberapa merek lain mengoyang dunia, tiga pabrikan otomotif yaitu Suzuki Motors, Daihatsu Motors, dan Nissan Motors mengumumkan penarikan kembali produknya.

Seperti dikutip BBC News,, Kamis (25/2) Suzuki menarik kembali (recall) 432 ribu unit produknya yang terdiri dari Suzuki Every dan Mazda Scrum. Kedua model yang ditarik adalah model produksi 2005 hingga 2009. Penarikan itu dikarenakan adanya ketidakberesan pada sistem piranti pendingin udara atau air conditioner (AC)

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," demikian pernyataan resmi pabrikantersebut. Sementara itu, Daihatsu menarik 60.774 unit produknya karena ada permasalahan pada sistem kabel yang berpotensi menyebabkan kantung udara mengembang secara tiba-tiba.

Kyodo News, Jumat (26/2) melaporkan, setidaknya ada empat model yang ditarik. Keempatnya adalah Daihatsu Atrai, Atrai Wagon, Hijet, serta Hijet Deck Van. Model-model itu merupakan model yang diproduksi Desember 1998 hingga April 2000.

Sedangkan Nissan Motor Company yang saat ini sebagian sahamnya dimiliki oleh Renault mengaku akan menarik kembali 78.696 unit produknya. Dari jumlah itu 76.415 unit diantaranya merupakan model yang dipasarkan di pasar lokal Jepang, sedangkan 2.281 unit sisanya adalah model yang dipasarkan di luar Jepang.

Alasan penarikan, menurut Toshitake Inoshita juru bicara Nissan, karena adanya permasalahan pada mesin yang mengakibatkan mesin mati secara tiba-tiba saat mobil dikendarai. Hanya itu alasan yang dikemukakan oleh Nissan. Begitu pun ihwal model yang akan ditarik pabrikan itu tak memberikan informasi secara rinci.

Namun baik Suziki, Daihatsu, maupun Nissan mengaku hingga saat ini belum atau tidak ada laporan tentang kecelakaan yang diakibatkan oleh permasalahan tersebut. Bahkan keluhan pun belum diterima oleh ketiga pabrikan itu.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi