Jutaan Mobil Ford, Honda, dan Toyota Bakal Ditarik
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Selasa, 26 Februari 2013 12:35 WIB
Setelah tahun lalu Ford mengeluarkan mobil Ford Fusion MKZ, kini dalam pameran Detroit Motor Show 2013, Ford mengenalkan mobil SUV crossover terbarunya dari Lincoln yaitu Ford Lincoln MKC. telegraph.co.uk

TEMPO.CO, Detroit - Gelombang penarikan produk (recall) besar-besaran oleh produsen kendaraan bermotor bakal terjadi dalam waktu dekat. Otoritas Keselamatan Transportasi Amerika (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) tengah menyelidiki potensi kerusakan pada mobil buatan Honda, Ford, dan Toyota.

Laman The Detroit Bureau mengabarkan, jika penyelidikan tersebut terbukti, NHTSA akan menarik sedikitnya 1,3 juta mobil. Mobil-mobil yang akan di-recall yakni sedan hibrida Toyota Prius, sport utility vehicle (SUV) Ford Escape, sedan Ford Fusion, sedan Mercury Milan, SUV Mercury Mariner, serta SUV crossover Honda Pilot. Meski belum memerintahkan penarikan, NHTSA mengimbau Toyota, Ford, dan Honda untuk mengevaluasi produk-produk tersebut mulai saat ini.

Dalam berkas penyelidikannya, NHTSA menduga ada masalah pada 561 ribu unit Toyota Prius 2004-2009 yang beredar di Amerika. Batang setir sedan tersebut diduga tidak terpasang dengan baik. Akibatnya, mobil bisa terpelanting atau melaju tanpa kendali saat menikung dengan sudut yang tajam.

Masalah setir ditengarai menjadi "penyakit bawaan" Prius yang tak kunjung diperbaiki. Sebab, pada November 2012, Toyota telah menarik 669 ribu sedan tersebut lantaran hal yang sama.

Secara terpisah, NHTSA juga menyelidiki potensi kerusakan pada 724 ribu unit Ford Escape, Fusion, Mercury Mariner, dan Mercury Milan. Mobil-mobil racikan Ford dan anak mereknya, Lincoln-Mercury, itu mengalami masalah pada daya mesin. Diduga sirkuit elektrik mesin terkontaminasi sehingga mobil bisa kehilangan tenaga secara tiba-tiba. Hal ini menjadi tamparan bagi Ford, yang baru saja menerima penghargaan dari J.D. Power Initial Quality Survey.

Terakhir, NHTSA tengah memeriksa 87 ribu Honda Pilot buatan 2005. SUV ini mengalami masalah pengereman sehingga membahayakan pengemudi. Belum diketahui, kapan NHTSA akan mengumumkan hasil penyelidikan ini.

FERY FIRMANSYAH

Berita otomotif lainnya:Honda Biayai Proyek Energi Surya Rp 631 Miliar2015, Semua Mobil GM Bisa Jadi HotspotVolkswagen Proyeksikan Kinerja Kuartal I Menurun2013, Honda Targetkan Penjualan Naik 15-20 PersenEmpat Tahun, Mobil Listrik Tumbuh 1 PersenAll New Suzuki Swift Ramaikan Pasar Hatchback

#Produksi Mobil

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi