Agustus, Daihatsu Mulai Produksi Mobil Hijau
Reporter: Tempo.co
Editor: Juli Hantoro
Sabtu, 8 Juni 2013 04:15 WIB
Executive Vice President Toyota Motor Corporation Yukitoshi Funo (kiri), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (2kiri), Dirut Astra International, Prijono Sugiarto (3kiri) pada pengumuman kolaborasi Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla di Jakarta, Rabu (19/9). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO , Jakarta:Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, memperkirakan produksi Daihatsu Ayla, mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car) baru bisa dilakukan sekitar Agustus. Setelah regulasi mengenai insentif LCGC keluar, ATPM harus menunggu proses audit dulu baru bisa memproduksi mobil hijau.

"Daihatsu harus lulus audit dulu untuk menjadi APM yang bisa memproduksi. Produknya juga harus lolos audit dulu," katanya melalui pesan singkat pada Tempo di Jakarta, Jumat, 7 Juni 2013. Amelia mengatakan proses audit paling cepat berlangsung selama 7 pekan. Selain itu, Amelia mengatakan Daihatsu masih menunggu keluarnya aturan detail dari Kementerian Perindustrian berupa Peraturan Menteri yang memuat pemberian insentif LCGC.

Pemerintah akhirnya mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai LCGC, hybrid car, mobil listrik, dan bio fuel. Regulasi ini bernomor PP No. 41 tahun 2013 tentang Barang KenaPajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor.

Dalam Pasal 3 Ayat (1) huruf c disebutkan kendaraan bermotor yang termasuk mobil hemat energi dan harga terjangkau, selain sedan atau station wagon tidak dikenai pajak, atau 0 persen dari harga jual. Spesifikasi kendaraan tersebut yakni 1) isi silinder sampai dengan 1.200 CC dan konsumsi bahan bakar minyak paling sedikit 20 kilometer per liter atau bahan bakar lain yang setara dengan itu, 2) mesin diesel atau semi diesel dengan kapasitas isi silinder hingga 1.500 CC dan konsumsi bahan bakar minyak paling sedikit 20 kilometer per liter atau bahan bakar lain yang setara dengan itu.

Menurut dia, hingga kini Daihatsu juga masih menunggu siapa auditor independen yang akan ditunjuk pemerintah untuk memeriksa kesiapan Daihatsu untuk memproduksi LCGC serta memeriksa produk LCGC milik Daihatsu, termasuk Toyota Agya yang diproduksi Daihatsu. "Masih menunggu juga siapa yang ditunjuk pemerintah sebagai auditor independen, masih menunggu peraturan menteri," katanya.

Amelia mengatakan Daihatsu menargetkan penjualan Ayla mencapai 3 ribu unit per bulan. Daihatsu juga memproduksi LCGC yang dijual Toyota,Toyota Agya. Produksi LCGC Daihatsu dipusatkan di pabrik Daihatsu yang terletak di Karawang.

ANANDA TERESIA Topik terhangat:Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Membangkang | Ahmad Fathanah

Berita terkait:Pramugari Sriwijaya Air Dipukul Pejabat DaerahPramugari Sriwijaya Air Banjir Dukungan di TwitterPemerintah Tegaskan Larangan Ponsel di Pesawat

#Produksi Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi