Dianggap Kuno, Fitur Mobil Ini Terancam Punah  
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Senin, 22 Juli 2013 13:15 WIB
TEMPO/Fahmi Ali
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kemajuan teknologi selalu membawa korban. Barang berteknologi kuno otomatis bakal tergusur oleh perangkat baru yang menjanjikan sederet inovasi dan kemudahan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hal ini pun berlaku dalam industri otomotif. Tak terhitung lagi berapa banyak varian mobil atau sepeda motor yang mangkrak dan akhirnya menghuni lapak penampungan barang bekas (junkyard) karena kuno dan tak lagi laris di pasaran. Varian yang "agak" beruntung lantas dipuja-puja sebagian orang sebagai benda koleksi antik.

CNNMoney mengabarkan, saat ini ada beberapa fitur mobil yang sudah terbilang kuno dan ditinggalkan pabrikan. Fitur-fitur ini tak lagi ditemukan pada mobil varian baru dan fungsinya digantikan perangkat lain yang lebih canggih.

Apa saja fitur yang kini sudah dianggap kuno dan nyaris punah?

1. Transmisi manual

Transmisi manual dengan pedal kopling tradisional sudah masuk daftar fitur mobil yang terancam punah. Fungsinya diganti pedal transmisi otomatis yang membuat mobil melesat halus tanpa sentakan. Kini, mobil bertransmisi otomatis pun semakin hemat bahan bakar. Karena itu, menurut Edmunds.com, populasi mobil bertransmisi manual menyusut drastis dalam satu dekade terakhir, menjadi hanya 3,8 persen.

2. Kunci pintu dan kontak

Semakin lama, semakin susah bagi kita untuk menemukan pintu mobil yang memiliki lubang kunci. Sebab, mobil-mobil modern telah dilengkapi kunci khusus yang menggunakan sinyal elektronik, bukan sistem mekanis. Saat masuk kabin, tak ada kunci kontak. Yang ada hanya tombol auto start yang berfungsi memantik api elektrik ke dalam busi. Di masa mendatang, mobil bahkan hanya perlu dibuka melalui tombol di ponsel pintar.

3. Rem tangan

Untuk mobil bertransmisi otomatis, penggunaan rem tangan mulai berkurang. Banyak pabrikan yang melengkapi mobilnya dengan rem otomatis, yang bekerja berdasarkan sensor. Misalnya, saat berada di tepi bukit, sensor ini mengaktifkan fitur hill assist yang berfungsi menahan bobot sehingga mobil tak meluncur.

4. Antena

Antena logam untuk menerima sinyal radio AM-FM sudah kuno. Gantinya adalah antena sirip hiu yang terbuat dari plastik ringan dan berdimensi pendek. Antena pun tak lagi menunjuk langit dan menempel di atap. Si sirip hiu yang melekat di kaca bagian belakang mampu menangani sinyal GPS, telepon, radio, dan televisi.

FERY FIRMANSYAH

Otomotif Terpopuler

Setelah Ayla, Daihatsu Luncurkan Mobil Murah BaruHonda Brio Satya Akan Saingi Agya dan AylaSegmen LCGC Semakin Diminati Pabrikan JepangTesla Gagas Kereta yang Lebih Cepat dari PesawatFord Tarik 465 Ribu Mobil

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi