Dekati Pasar, GM Pindah Kantor ke Singapura  
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Kamis, 14 November 2013 15:21 WIB
Kantor General Motors (inautonews.com)

TEMPO.CO, Singapura - Raksasa otomotif Amerika Serikat, General Motors (GM), memindahkan kantor internasionalnya dari Shanghai, Cina, ke Singapura mulai 2014. Menurut juru bicara GM, Lori Arpin, pusat kantor tersebut pindah setelah perusahaan memisahkan kegiatan bisnis di Cina dengan operasi secara internasional.

Lori menuturkan, setelah mempertimbangkan beberapa lokasi, Singapura dipilih karena menawarkan beberapa keuntungan. Salah satunya adalah kedekatan dengan pasar utama otomotif di luar Cina. "Di antaranya negara-negara ASEAN, India, Timur Tengah, dan Afrika," kata dia seperti dikutip dari Autonews, Kamis, 14 November 2013.

Boyongan GM kali ini memperkuat citra Singapura sebagai primadona domisili korporasi global. Sebab negara kota ini memiliki pajak yang kompetitif, penduduk berbahasa Inggris, serta standar hidup yang tinggi.

Pemindahan kantor tersebut rencananya dilakukan pada April-Juni 2014. Markas baru GM di Singapura akan memiliki 120 staf yang menjalankan urusan keuangan, penjualan, pemasaran, perencanaan produk, personalia, teknologi informasi, hingga hukum dan komunikasi.

Kantor Singapura akan mengawasi hal-hal penting perusahaan di wilayah Asia-Pasifik, Afrika, Timur Tengah dan Chevrolet serta Cadillac Eropa. Dengan demikian, fungsi kantor di Singapura nantinya diperluas dari saat ini yang hanya menangani distribusi.

Pemindahan kantor ke Singapura mendekatkan GM dengan pabriknya di Thailand dan India. Namun kantor internasional di Singapura tidak lagi bertanggung jawab untuk pasar Cina yang bakal berdiri sendiri.

NUR ROCHMI | BBC | AUTONEWS

Terpopuler:Anggita Sari: Ibu Enji Istri Kedua Eks Kapolri Ahmad Dhani Mengaku Bangkrut Gara-gara Kasus AQJ Aneh, PPP Tak Mau Suap Gedung DPR Dibawa ke KPK Dahlan: Marzuki Alie Minta Teuku Bagus Dipecat Kevin Aprilio Diduga Tipu Artis Orbitannya Cerita Ganjar tentang Gubernur 'Bodoh' Nazar: Uangnya Anas Triliunan Rupiah

#Produksi Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi