GM Tanam Modal Rp 136 Triliun di Cina
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Senin, 21 April 2014 06:33 WIB
Mobil Hummer dan Cadillac dijual di dealer General Motors Burlingame, California, Rabu (3/6). GM memiliki kesepakatan untuk menjual dengan merek Hummer ke Sichuan Tengzhong Heavy Industri Machinery Co di Cina. AP Photo/Paul Sakuma

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan raksasa mobil asal Amerika Serikat, General Motors Corp,(GM) menanamkan investasi US$ 12 miliar (sekitar Rp 136 triliun) di Cina pada 2014 - 2017. Modal tersebut akan digunakan untuk membangun banyak pabrik agar GM bisa berkompetisi dengan para pesaingnya. (Baca juga : General Motors dan Ford Berlomba Diskon di AS)

Presiden GM China Matt Tsien menargetkan kenaikan angka penjualan 8- 10 persen pada 2014 sejalan dengan pertumbuhan menyeluruh di pasar Cina. Di Negeri Tirai Bambu, GM dan perusahaan asing lain seperti Volkswagen AG bersaing dengan pemain lokal semacam SAIC Motor Corp atau Geely untuk memperebutkan pangsa pasar yang lebih besar. (Baca juga : Baru Tiga Bulan, GM Recall 4,8 Juta Mobil )

"Kami menjalankan investasi secara bijak serta meningkatkan pengembangan dan produksi agar sejalan dengan permintaan pasar," kata Tsien dalam pameran Auto China di Beijing, seperti dikutip Reuters, Ahad, 20 April 2014, waktu setempat.

Rencananya, GM membangun lima pabrik di Cina mulai 2014 sebagai bagian dari upaya menggenjot kapasitas produksi 65 persen pada 2020. Lima pabrik itu akan dibangun di Wuhan, Chongqin, Jinqiao, dan Shenyang. Empat di antaranya merupakan pabrik perakitan, sedangkan pabrik di Shenyang hanya membuat mesin. Secara khusus, pabrik di Jinqiao akan memproduksi sedan bermerek Cadillac. (Baca : General Motors Tarik 1,5 Juta Mobil di Cina )

Tsien mematok target penjualan 100 ribu mobil di Cina pada 2015, naik 100 persen ketimbang 2013 yang mencapai 50 ribu unit.  Produk baru bermerek Cadillac diharapkan menjadi motor pertumbuhan, salah satunya Cadillac XTS. "Varian ini memungkinkan kami untuk meraih angka penjualan 50 ribu. Tahun ini, kami akan meluncurkan produk lain, begitu pula tahun depan," ucap Tsein.

Pasar otomotif Cina, sebagai yang terbesar di dunia, diprediksi tumbuh 8-10 persen tahun ini. Angka tersebut sedikit melambat dari 2013 dengan angka penjualan 21,98 juta kendaraan atau naik 13,9 persen dari tahun sebelumnya.

MARIA YUNIAR

Berita Terpopuler6 Cerita Mengejutkan di Balik Konflik PPP   JIS Buat Surat Edaran, Begini Isinya   Suryadharma Ali Dilengserkan dari Ketua Umum PPP

 

#Produksi Mobil
#Chevrolet

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi