Ford Tidak Ikut GIIAS 2016, Begini Tanggapan Kemenperin
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Rabu, 3 Februari 2016 00:00 WIB
Suasana servis center dan penjualan mobil Ford di Jakarta, 26 Januari 2016. Penutupan Ford Motor Indonesia meliputi dealership serta menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Ford Motor Indonesia tidak ikut pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum I GIIAS, Jongkie Sugiarto.

"Ford telah mengirim surat resmi bahwa mereka tidak berpartisipasi dalam GIIAS 2016 ini," kata Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Jongkie Sugiarto di Restoran Bunga Rampai, Selesa, 2 Februari 2016.

Keputusan tersebut justru ditanggapi santai oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, dan Alat Transportasi Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Surya Wirawan. Ia justru menyayangkan keputusan Ford menyusul kepergiannya dari pasar Indonesia.

"Yang sebetulnya patut sedih Ford itu sendiri karena  meninggalkan pangsa pasar yang begitu besar, serta meninggalkan kesempatan untuk ikut dalam pameran di event nomor tujuh di dunia, nomor satu di Asean," kata Putu pada kesempatan yang sama.

Baca: Ford Akan Tutup, Menteri Saleh: Tidak Merugikan  

Ford tidak mempunya fasilitas produksi di Indonesia. Menurutnya, Ford hanya berjualan mobil di Indonesia dan tidak punya fasilitas produksi sehingga kepergiannya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Putu menuturkan, Ford berencana melakukan lokalisasi produksi sejak 2002 lalu. Selama ini Ford  mengandalkan pabrik di negara tetangga Indonesia. "Kalau dilihat, Indonesia itu seperti shoping mall. Saya kehilangan tenant, tapi hanya tenant yang kecil dan berada di pojok. Kemudian tempatnya siap diisi oleh tenant tetangganya," kata Putu.

Putu menegaskan, walaupun Ford hengkang dari Indonesia, ia tidak boleh meninggalkan konsumennya karena mereka masih mempunyai tanggung jawab terhadap konsumennya. "kita punya undang-undangan perlindungan konsumen. Semua ada aturannya," kata Putu.

LARISSA HUDA

#Otomotif
#Gaikindo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi