All New Daihatsu Terios Bertambah Nyaman, Tapi Ada 2 Kekurangan
Reporter: Naufal Shafly
Editor: Eko Ari Wibowo
Sabtu, 13 Januari 2018 19:55 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menguji kenyamanan All New Daihatsu Terios di Padang, Sumatera Barat, pada 11 – 12 Januari 2018. Dalam pengetesan itu, Tempo merasakan kenyamanan di bangku pengemudi dan cukup luas ketimbang Terios versi sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan console box yang dibuat sedikit mundur ke belakang sehingga ruang pengemudi lebih luas.

Namun, efek negatifnya adalah penumpang di baris kedua yang duduk di kursi tangah harus merenggangkan kakinya untuk mendapat posisi duduk yang nyaman, karena console box tepat beberapa sentimeter di depan kursi tengah baris kedua.

Baca: Impresi Berada di Kabin All New Daihatsu Terios 2018

Tak hanya itu penyematan sensor pada sisi depan, samping dan belakang mobil ini bagi sebagian orang mengganggu karena berbunyi jika di sekitarnya ada kendaaran lain yang jaraknya cukup dekat. Namun, sensor depan terasa cukup mengganggu jika kendaraan berada di lampu merah ataupun di kondisi jalan yang macet, sensor akan terus menerus berbunyi karena di sekitarnya terdapat banyak kendaraan yang jaraknya berdekatan dengan mobil.

Terkait dengan suara sensor tersebut, pengguna tidak perlu khawatir, pasalnya Daihatsu telah menyematkan tombol di dekat stir untuk mematikan dan menyalakan sensor tersebut.

Selama mencoba All New Daihatsu Terios ini, suara mesin masih terdengar di dalam kabin, terutama jika pedal gas diinjak hingga diatas 3.000 rpm. Terkait hal tersebut Research and Development ADM, Audi Tarantini menuturkan mobil ini sudah dilengkapi dengan karpet peredam beserta silencer.

Selama mencoba All New Daihatsu Terios, kesan nyaman cukup terasa karena mobil ini dilengkapi dengan beberapa improvement di bagian suspensi. Daihatsu memberikan tujuh perbaikan di bagian suspensi yang meliputi Front Stabilizer, Rear Stabilizer, Diameter per-shock breaker yang semakin besar, Konstanta diameter yang diatur ulang, perubahan sudut caster, Reinforced Body dan rigiditas.

Selain perubahan di beberapa bagian suspensi tersebut, dimensi mobil yang lebih panjang ketimbang versi sebelumnya juga diklaim Daihatsu membuat mobil lebih stabil, sesuai dengan yang dikatakan Chief Engineer Daihatsu Motor Company, Eiji Fujibayashi, yang mengatakan salah satu fokus utamanya dalam merancang mobil ini adalah meningkatkan kualitas stability.

Hasil dari improvement tersebut terasa sangat maksimal. Di jalan perbukitan dan di beberapa jalanan rusak, mobil berjalan cukup stabil, guncangan di kabin tidak terlalu terasa, baik di baris satu, dua maupun tiga. Guncangan yang terasa masih bisa dianggap normal.

Saat melewati polisi tidur, bagian bawah mobil tidak terpentok dengan polisi tidur. Menurut Daihatsu, sebelum diluncurkan, pihaknya telah mengukur batas ground clerence dengan ukuran rata-rata polisi tidur yang ada di Jakarta. Tujuannya, agar mobil tidak terpentok dengan polisi tidur.

Saat bermanuver di tikungan perbukitan yang cukup tajam, mobil tidak kehilangan kendali dan tetap stabil. Hal tersebut karena mobil ini telah dilengkapi dengan teknologi Vehicle Stability Control (VSC) yang memungkinkan mobil lebih aman saat melakukan manuver di tikungan ataupun jalan licin.

Baca: Ini Dia Alasan Tenaga All New Daihatsu Terios Diturunkan

Sistem pengereman mobil ini juga cukup baik karena didukung oleh teknologi ABS dan Electronic Brake Force Distribution (EBD) yang membuat performa pengereman tetap maksimal dengan daya cengkeraman di setiap roda.

Pengendara yang berkendara di jalanan menanjak juga dimudahkan dengan adanya teknologi Hill-Start Assist (HSA). Teknologi tersebut membuat posisi All New Daihatsu Terios tertahan selama tiga detik di jalanan menanjak saat kondisi mobil tiba-tiba berhenti. Hal itu membantu meminimalisir kepanikan pengendara sebelum posisi mobil mundur.


BERITA TERKAIT